KARANGASEM, RadarBali.id – Kabupaten Karangasem akan menerima bantuan keuangan khusus (BKK) senilai total Rp60 miliar dari tiga daerah tetangga: Gianyar, Badung, dan Kota Denpasar.
Bantuan ini rencananya akan digunakan untuk membiayai program strategis, terutama perbaikan infrastruktur dan penanganan masalah air bersih.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karangasem, I Gusti Bagus Widiantara, menjelaskan bahwa proses pengajuan bantuan ini sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu.
"Sebenarnya ini sudah berproses sejak beberapa bulan lalu," ujar Bagus, Kamis (4/9/2025).
BKK Badung Paling Besar, Provinsi Bali Masih Proses
Awalnya, Pemkab Karangasem mengajukan proposal bantuan ke Badung senilai Rp200 miliar, dan masing-masing Rp119 miliar ke Gianyar dan Denpasar. Namun, besaran BKK yang disetujui lebih kecil dari yang diajukan.
"Informasinya, Badung akan memberikan Rp50 miliar. Sedangkan Gianyar dan Denpasar masing-masing Rp5 miliar. Jadi totalnya Rp60 miliar," jelas Bagus.
Sementara itu, untuk pengajuan BKK ke Pemerintah Provinsi Bali senilai Rp300 miliar, hingga saat ini belum ada informasi mengenai besaran yang akan diterima. Bagus menyebutkan bahwa proses pembahasan masih berlangsung.
Ia menambahkan, "Kemungkinan masih dalam proses pembahasan, karena BKK ini akan disalurkan pada APBD Induk 2026."
Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap penyaluran bantuan ini berjalan lancar agar dapat segera dimanfaatkan untuk program-program strategis yang sudah direncanakan..[*]
Editor : Hari Puspita