AMLAPURA, Radar Bali.id- Akibat banjir yang melanda wilayah Desa Antiga, Kecamatan Manggis, mengakibatkan sejumlah rumah terendam air. Musibah itu membuat puluhan KK terpaksa mengungsi.
Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengungkapkan, dampak dari hujan deras yang melanda wilayah Karangasem, mulai Selasa (9/9/2025) hingga dengan Rabu (10/9/2025) lalu selain mengakibatkan tanah longsor, akses jalan rusak dan putus, serta pohon tumbang di sejumlah titik.
Hujan deras juga mengakibatkan banjir di Desa Antiga Manggis. Kondisi tersebut, memaksa puluhan warga setempat harus mengungsi sementara waktu. ”Ada 37 KK yang mengungsi ke rumah kerabatnya,” kata Arimbawa.
Arimbawa mengatakan, pihaknya akan menyerahkan bantuan kepada warga yang mengungsi tersebut. Bantuan ini yang diberikan ini dari pihak ketiga. ”Bantuan logistik ini kita prioritaskan dulu kepada warga yang mengungsi,” tuturnya.
Selain bantuan logistik, BPBD Karangasem juga akan mendistribusikan tandon air untuk menampung air bersih. ”Air mereka kotor karena terkontaminasi banjir bercampur lumpur,” bebernya.
Dia menambahkan, untuk penanganan pasca bencana masih terus dilakukan oleh personil BPBD Karangasem bersama dengan masyatakat dan instasi terkait yang lainnya. Saat ini, pihaknya fokus melakukan penanganan bencana longsor yang menutupi akses jalan kabupaten.
”Kalau pohon tumbang, sudah ditangani kemarin, sekarang ini kita akan lakukan pembersihan material longsoran yang menerjang jalan-jalan kabupaten. Sehingga jalan bisa dilalui, agar akses lalu lintas bisa kembali normal,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, atas kejadian bencana banjir yang kerap melanda Desa Antiga tersebut, pihaknya bakal mengkoordinasikan dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS).
”Apakah nantinya akan dilakukan normalisasi aliran sungai atau langkah yang lainnya. Nanti usulan ini kami sampaikan lewat Dinas PUPR Karangasem,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita