Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sudah Lima Hari Kebanjiran, Puluhan Rumah di Tengading, Manggis,Karangasem, Masih Tergenang

Zulfika Rahman • Senin, 15 September 2025 | 15:20 WIB
DATANGI KORBAN : Bupati I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa saat meninjau lokasi banjir di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Manggis. (zulfika Rahman)
DATANGI KORBAN : Bupati I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa saat meninjau lokasi banjir di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Manggis. (zulfika Rahman)

 

KARANGASEM, Radar Bali.id - Lima hari pasca-banjir yang melanda wilayah Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem, air tak kunjung surut.

Puluhan rumah warga masih terendam dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai 1,5 meter di beberapa titik. Hingga kini, para korban banjir masih mengungsi di rumah kerabat.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bersama Wakil Bupati, Pandu Prapanca Lagosa, meninjau langsung lokasi terdampak pada Minggu (14/9/2025) dan berinteraksi dengan warga yang masih mengungsi.

Salah satu korban, Ni Kadek Apriani, mengatakan banjir menerjang rumahnya pada Selasa lalu akibat luapan sungai setelah hujan deras.

"Ketinggian air sampai leher saya. Semua barang terendam banjir," ujar Apriani. Ia dan puluhan warga lainnya terpaksa mengungsi karena rumah mereka belum bisa ditinggali.

Bupati Parwata menjelaskan bahwa genangan air sulit surut karena ketiadaan drainase yang memadai dan kondisi tanah yang sulit menyerap air. "Makanya kami menggunakan pompa untuk menyedot genangan air," jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan jangka panjang, Bupati akan membangun drainase di wilayah tersebut. Pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan warga pemilik lahan yang sebelumnya enggan merelakan lahannya untuk proyek ini. "Sudah diajak bicara dan mereka sudah setuju," tambahnya.

Banjir kali ini disebut sebagai yang terparah. Data sementara menunjukkan 96 KK atau sekitar 310 jiwa di Tengading masih mengungsi.

Secara keseluruhan, dampak banjir di seluruh Kecamatan Manggis merendam 210 rumah. Namun, Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, menyebutkan bahwa Tengading adalah wilayah yang paling parah terdampak dan airnya belum surut hingga saat ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, I Nyoman Soko Wijaya, mencatat total laporan bencana yang diterima sejak hujan deras mencapai 47 titik, termasuk pohon tumbang, tanah longsor, dan banjir.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#bantuan korban #genangan air #banjir #karangasem