KARANGASEM , Radar Bali.id-- Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali, khususnya Karangasem selama dua hari berturut-turut pada awal minggu lalu menyebabkan bencana besar dan puluhan laporan kejadian.
Laporan dari BPBD Karangasem menunjukkan adanya puluhan kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang, longsor, hingga banjir yang merendam ratusan rumah warga. Kerugian akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp1,8 miliar.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I B Ketut Arimbawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 47 laporan bencana.
"Itu beragam. Mulai pohon tumbang, longsor, sampai banjir," tuturnya saat dikonfirmasi pada Senin (15/9/2025).
96 Keluarga Mengungsi, Pemerintah Siapkan Solusi Jangka Pendek
Hingga saat ini, tim BPBD Karangasem masih berjuang melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak. Akses jalan yang sempat tertutup material longsor sudah berhasil dibuka. Namun, kondisi di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, masih mengkhawatirkan.
Sebanyak 96 keluarga masih mengungsi karena rumah mereka terendam air yang masih tinggi."Airnya masih tinggi. Kami sedang berupaya menyedotnya menggunakan pompa," kata Arimbawa.
Sebagai solusi jangka pendek, Bupati Karangasem telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera membuatkan saluran drainase di wilayah Tengading setelah banjir surut. Selain itu, BPBD akan mengusulkan bantuan perbaikan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana ini.[*]
Editor : Hari Puspita