AMLAPURA ,RadarBali.id- Ancaman banjir masih terus menghantui warga di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis.
Kondisi ini disebabkan oleh tidak adanya sistem drainase yang memadai dan luapan air dari Sungai Betel setiap kali hujan deras turun. Akibatnya, arus air meluap dan merendam rumah-rumah warga.
Sebagai langkah antisipasi, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida kini tengah melakukan normalisasi Sungai Betel. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa pengerukan material di bibir sungai sudah dilakukan sejak Senin (22/9/2025) menggunakan alat berat. "Pengerukan dilakukan saat arus sungai mengecil," ungkapnya pada Selasa (23/9/2025).
Selain normalisasi, Arimbawa menambahkan, pihak BPBD juga membuat tanggul darurat di lokasi tanggul yang jebol akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.
Tanggul ini dibuat dengan memasukkan pasir ke dalam karung yang kemudian diletakkan di area bronjong yang rusak.
Arimbawa juga menanggapi perihal drainase darurat yang sempat dibangun di Banjar Dinas Tengading. "Selama ini kan memang tidak ada drainase. Makanya dibuatkan drainase darurat sebagai solusi sementara," jelasnya.
Hingga saat ini, BPBD Karangasem masih terus berupaya menyedot air yang menggenangi rumah-rumah warga di wilayah tersebut agar kondisi dapat segera pulih.[*]
Editor : Hari Puspita