Kunjungan mendadak Wakil Bupati Karangasem, Pandu Parapanca Lagosa, ke Puskesmas Abang 1 di Kecamatan Abang, Rabu (22/10/2025), mengungkap fakta mengejutkan. Masyarakat masih mengeluhkan buruknya kualitas layanan kesehatan tingkat pertama, terutama terkait keramahan petugas dan kerumitan alur administrasi.
DALAM kunjungannya, Pandu Parapanca Lagosa menerima sejumlah keluhan langsung dari masyarakat. Sorotan utama tertuju pada temuan pelayanan yang dinilai kurang ramah, prosedur administrasi yang berbelit, hingga sejumlah hal teknis lainnya yang membuat pasien merasa tidak nyaman.
Menanggapi keluhan tersebut, Wabup Pandu langsung memberikan peringatan keras kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) dan staf Puskesmas Abang 1. Ia menekankan bahwa inti dari pelayanan kesehatan bukanlah sekadar menjalankan prosedur, melainkan soal empati.
”Pelayanan kesehatan tidak boleh mengabaikan kenyamanan dan kebutuhan pasien. Siapa pun yang bekerja di sini harus ingat, kita melayani manusia, bukan mengurus berkas semata,” tegas Pandu.
Pandu memang menilai disiplin tenaga medis dan layanan klinis sudah cukup baik. Namun, perhatiannya tertuju pada sektor pendukung non-medis seperti sopir ambulans, petugas kebersihan, dan satpam yang dinilai belum menunjukkan kinerja optimal. Ia menegaskan, unsur non-medis adalah bagian penting dari pelayanan yang utuh.
Perintah Tegas: Jangan Sampai Administrasi Hambat Pasien!
Selain keramahan, keluhan soal alur administrasi dan prosedur rujukan yang berbelit juga menjadi sorotan tajam. Wabup Pandu meminta agar sistem tersebut segera diperbaiki demi tidak menghambat pasien yang membutuhkan penanganan cepat.
“Jangan sampai urusan administrasi memperlambat pelayanan. Pasien mesti diprioritaskan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pandu menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah tengah mengkaji regulasi dan melakukan pembenahan teknis untuk mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan di tingkat pertama. Ia mengingatkan, tanggung jawab pelayanan adalah kerja bersama seluruh unsur di Puskesmas, bukan hanya beban tenaga medis. ”Tanpa koordinasi yang baik, mustahil pelayanan berjalan optimal,” tandasnya.
Di akhir kunjungannya, Pandu Parapanca Lagosa berjanji akan memastikan adanya perbaikan. Ia berharap Puskesmas Abang 1 dapat menjadi contoh pelayanan publik yang ramah, sigap, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
”Kami memastikan akan ada perbaikan, tetapi disiplin dan kemauan dari dalam lembaga harus berjalan beriringan. Warga datang membawa harapan. Tugas nakes memastikan mereka pulang dengan rasa aman dan terbantu,” tutupnya.[*].
Editor : Hari Puspita