AMLAPURA, RadarBali.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan melakukan pemetaan wilayah rawan bencana (KRB) di Desa Ban, Kecamatan Kubu, menggunakan teknologi drone.
Proyek percontohan ini bertujuan memetakan dan mengidentifikasi potensi ancaman di desa tersebut secara mandiri.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, Rabu (5/11/2025), menuturkan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT). Total 234 grid menjadi target waypoint dan pengambilan foto drone untuk mengidentifikasi objek-objek berpotensi bencana.
Hasil pemetaan menunjukkan beberapa kawasan rawan, antara lain pemukiman padat di lereng, titik rawan longsor pada jalur penghubung dusun, serta aliran sungai dan drainase yang berpotensi menyebabkan banjir bandang.
"Dari sana bisa diambil langkah antisipasi. Meningkatkan kewaspadaan dan langkah apa yang dilakukan ketika terjadi bencana," ujar Arimbawa. Ia berharap kegiatan pemetaan mandiri ini dapat dilanjutkan ke seluruh desa yang berada di KRB Erupsi Gunung Api Agung.[*]
Editor : Hari Puspita