KARANGASEM, RadarBali.id – Proses perbaikan kios Pasar Menanga yang hangus terbakar beberapa waktu lalu terpaksa tertunda. Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Karangasem masih belum bisa mengajukan alokasi anggaran ke Bupati, sebab masih menunggu hasil kajian teknis dari Dinas PUPR-KIM Karangasem.
Kepala Diskoperindag Karangasem, I Gede Loka Santika, pada Kamis (4/12/2025) mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta bantuan Dinas PUPR-KIM untuk mengkaji anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan kios yang terbakar.
“Karena kami tak memiliki keahlian [teknis bangunan], makanya kami meminta bantuan kepada Dinas PUPR-KIM untuk mengkaji,” ujar Loka Santika.
Anggaran Berdasarkan Hasil Kajian
Loka Santika menjelaskan, hasil kajian dari Dinas PUPR-KIM terkait estimasi anggaran yang dibutuhkan akan menjadi dasar utama bagi Diskoperindag untuk membuat telaah staf ke Bupati Karangasem.
“Nantinya anggaran dari hasil kajian itulah kami pakai sebagai dasar untuk memohon anggaran,” tuturnya.
Perbaikan yang direncanakan oleh dinas meliputi bagian atap, pintu, dan pengecatan. Namun, Loka Santika juga menyadari adanya harapan besar dari para pedagang di sana.
“Harapan para pedagang disana pasar bisa dilakukan revitalisasi atau perbaikan fisik oleh pemerintah daerah. Yang jelas, kami masih menunggu hasil kajian turun, setelah itu baru ambil langkah selanjutnya,” pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita