Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Harga Cabai Tembus Rp 85 Ribu, Pedagang Bakso dan Ayam Geprek di Karangasem "Ngap-ngapan"

Zulfika Rahman • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:28 WIB

PILIHAN SULIT : Pedagang sembako yang ada di Pasar Amlapura Timur. (Foto zulfika Rahman)
PILIHAN SULIT : Pedagang sembako yang ada di Pasar Amlapura Timur. (Foto zulfika Rahman)

 

AMLAPURA, RadarBali.id – Melambungnya harga cabai rawit di pasaran mulai memukul sektor usaha mikro. Di Pasar Induk Amlapura Timur, harga cabai kecil kini menyentuh angka Rp 85.000 per kilogram. Kondisi ini memaksa para pedagang makanan putar otak agar tidak gulung tikar.

Fikri, seorang penjual bakso, mengaku harus memangkas stok belanja cabainya secara drastis. Jika biasanya ia membeli hingga 3 kilogram cabai per hari, kini ia hanya sanggup membeli 1 kilogram saja.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 110 Ribu, Pemkot Denpasar Guyur Subsidi

"Ya, saya jelaskan ke pembeli kalau cabai lagi mahal. Syukurnya mereka mengerti kenapa sambalnya tidak sebanyak biasanya," ujar Fikri saat ditemui, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: Wow! Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Cabai Rawit Sangat Pedas, Tembus Ratusan Ribu Per Kilogram,

Keresahan serupa dirasakan Chairun, pengusaha ayam geprek. Baginya, cabai adalah nyawa dari menu yang ia jual. Untuk menyiasati biaya produksi yang membengkak, ia terpaksa mencampur cabai rawit dengan cabai besar.

Baca Juga: Mantap! Cara Jitu Panen Raya Cabai Petani Subak Cuculan Denpasar Selatan di Musim Hujan Berkat Model ini

"Dengan harga segitu, kami 'ngap-ngapan'. Selisih pengeluaran dan pendapatan tipis sekali karena harga cabai mahal sekali," keluh Chairun.

Ni Wayan Widri, salah satu pedagang di pasar setempat, menyebutkan bahwa kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi dalam seminggu terakhir membuat banyak tanaman cabai petani rusak, sehingga pasokan ke pasar menurun drastis.[*]

Editor : Hari Puspita
#sembako #bakso #pedagang kuliner #karangasem #harga cabai