KARANGASEM – Cuaca ekstrem yang melanda Bali Timur dalam dua bulan pertama tahun 2026 mengakibatkan rentetan bencana di Kabupaten Karangasem.
BPBD Karangasem mencatat sebanyak 143 kejadian bencana terjadi sepanjang Januari hingga Februari, dengan total kerugian materil mencapai Rp 3,3 miliar.
Pohon tumbang menjadi bencana yang paling mendominasi, menimpa akses jalan, rumah warga, hingga fasilitas umum.
Beruntung, meski frekuensi bencana tergolong tinggi, tidak ada laporan korban jiwa.
"Kecamatan Karangasem menjadi wilayah paling terdampak dengan 42 kejadian, disusul Bebandem dan Manggis," jelas Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa.
Mengingat potensi hujan lebat dan angin kencang masih tinggi, masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan dan bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada dan segera mencari tempat aman saat cuaca memburuk.[*]
Editor : Hari Puspita