PADANGBAI, RadarBali.id– Kalender perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026 yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi membawa dampak signifikan pada pola keberangkatan pemudik di Pelabuhan Padangbai.
Puncak arus mudik menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, diprediksi akan terjadi lebih awal, yakni pada 16 hingga 17 Maret 2026 (H-5 Lebaran).
Kepala Satpel BPTD Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, menjelaskan bahwa prediksi ini didasari oleh upaya pemudik untuk menghindari kemacetan total saat ritual Tawur Agung Kesanga (H-3 Lebaran).
"Pada H-3 Lebaran, Bali akan diramaikan dengan pengarakan Ogoh-ogoh di seluruh wilayah. Pemudik kemungkinan besar memilih pulang lebih dulu demi menghindari kemacetan dan memanfaatkan libur panjang Nyepi yang bersambung dengan Lebaran," jelas Sugiartono, Selasa (10/3/2026).
Skema Antisipasi Lonjakan
Guna menjamin kelancaran penyeberangan, pihak BPTD telah menyiapkan skema darurat:
- Penambahan Trip: Jika terjadi lonjakan, jadwal penyeberangan akan ditambah dari 13 trip menjadi 17 trip per hari.
- Kesiapan Armada: Dari total 26 kapal yang ada, 20 armada dinyatakan siap tempur, sementara 6 kapal lainnya sedang dalam proses docking (perawatan).
- Posko Terpadu: Sejumlah posko informasi dan kesehatan akan didirikan di sekitar pelabuhan untuk melayani kebutuhan penumpang secara cepat.
"Kami optimis dengan 20 kapal yang siap operasional, arus mudik tahun ini bisa terlayani dengan lancar berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya," tutupnya.[*]
Editor : Hari Puspita