Terhalang Perbukitan, Ternyata 15 Wilayah di Karangasem Masih Terisolasi Sinyal

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 08:04 WIB

 

ilustrasi ponsel kesulitan sniyal. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi ponsel kesulitan sniyal. (gambar digital gemini/radar bali)

 AMLAPURA, RadarBali.id – Meski digitalisasi terus berkembang, Kabupaten Karangasem belum sepenuhnya merdeka dari masalah jaringan komunikasi.

Hingga April 2026, tercatat masih ada 15 wilayah yang berstatus blank spot atau minim sinyal telekomunikasi.

Baca Juga: Sinyal Jelek, Muncul 38 Usulan Perbaikan Zona Blankspot di Buleleng, Ini Tindakannya

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Karangasem, wilayah yang terdampak tersebar di tujuh kecamatan.

Baca Juga: Puluhan TPS di Karangasem Blankspot, Tak Terjangkau Internet, Berikut Ini Lokasinya

Hanya Kecamatan Bebandem yang tercatat sudah sepenuhnya ter- cover jaringan. Titik buta sinyal ini banyak ditemukan di wilayah seperti Desa Rendang, Desa Bunutan, hingga kawasan pesisir Seraya Barat.

"Faktor geografis dan topologi wilayah yang didominasi perbukitan menjadi penghalang utama jangkauan sinyal ke desa-desa tersebut," ungkap Kepala Dinas Kominfo Karangasem, Ida Nyoman Astawa, Kamis (9/4/2026).

Menanggapi kondisi ini, pihak Pemkab Karangasem telah melayangkan usulan ke Kementerian Komunikasi dan Digital melalui aplikasi SIGNAL. Program "Kampung Internet" menjadi salah satu solusi jangka panjang yang diharapkan bisa terealisasi. "Sambil menunggu respons pusat, kami berupaya menyediakan layanan internet gratis di tingkat desa yang bersumber dari anggaran APBD," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
sinyal ponsel terkendala bukit blank spot karangasem Kominfo