Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sinyal TV Digital Lemah di Karangasem, Warga Selat: Pakai Dua Batang Bambu Tetap Nihil

Zulfika Rahman • Kamis, 30 April 2026 | 06:07 WIB
Ilustrasi sinyal siaran televisi jelek. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi sinyal siaran televisi jelek. (gambar digital gemini/radar bali)

AMLAPURA, Radar Bali.id – Masyarakat di pelosok Kabupaten Karangasem masih kesulitan menikmati siaran televisi digital meski telah bermigrasi dari sistem analog.

Minimnya pancaran sinyal membuat warga harus memutar otak, mulai dari menggunakan perangkat tambahan hingga memasang antena di ketinggian yang ekstrem.

Baca Juga: Digratiskan Enam Bulan, Gubernur Koster Minta Media Televisi Manfaatkan Turyapada Tower, Hemat Tinggal Pakai dan Jadi Destinasi Wisata Dunia

Keluhan salah satunya datang dari I Gede Suarta, warga Kecamatan Selat.

Ia mengaku sudah memasang antena setinggi dua batang bambu, namun tetap tidak mendapatkan sinyal. 

Baca Juga: Astungkara! Turyapada Segera Rampung 4 Juli, Tunggu Stasiun Televisi untuk Kerjasama untuk Atasi Blank Spot

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, mengingat hajatan besar seperti Piala Dunia akan segera berlangsung. "Mungkin terpaksa nonton lewat YouTube saja kalau begini terus," keluhnya, Rabu (29/4/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karangasem, Ida Nyoman Astawa, mengakui wilayah Bali Timur dan Bali Utara memang menjadi daerah sulit sinyal (blank spot).

Kondisi geografis yang berbukit menghambat pancaran sinyal digital yang bersifat line of sight atau harus tanpa penghalang.

"Sinyal digital terhalang perbukitan sehingga tidak optimal. Selain itu, infrastruktur pemancar atau multiplexing (MUX) memang belum mencakup seluruh pelosok Karangasem," jelas Astawa.

Pihaknya kini menaruh harapan pada pembangunan menara pemancar oleh Pemprov Bali agar akses informasi digital bisa merata hingga ke ujung timur pulau.[*]

Editor : Hari Puspita
#sinyal satelit #perangkat tam bahan #televisi digital #karangasem #Televisi