AMLAPURA, RadarBali.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem bersiap menggelar Sensus Ekonomi 2026.
Guna menyukseskan agenda besar ini, BPS mengerahkan sedikitnya 500 mitra statistik yang akan bertugas memotret peta perekonomian di Bumi Lahar.
Kepala BPS Karangasem, Ketut Mondai, menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus dibagi dalam beberapa tahap.
Dimulai pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, tahap awal akan menyasar pelaku usaha skala besar melalui sistem pengisian kuesioner mandiri secara online.
Baca Juga: BPS: Harga Emas dan Tarif Listrik Picu Inflasi di Bali
"Untuk usaha besar, kami akan mengirimkan tautan agar mereka bisa mengisi data secara mandiri," kata Mondai.
Selanjutnya, pada bulan Juni hingga Agustus, petugas akan bergerak langsung melakukan pendataan dari pintu ke pintu (door-to-door) menggunakan aplikasi berbasis daring.
Selain fokus pada sektor usaha, petugas juga akan mendata kondisi sosial keluarga di wilayah tugas masing-masing untuk mendapatkan data yang komprehensif.[*]
Editor : Hari Puspita