AMLAPURA, RadarBali.id – Demi menjamin kelancaran distribusi air bersih ke puluhan ribu pelanggan, Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Tohlangkir Karangasem kini tengah gencar melakukan perburuan sumber mata air baru.
Baca Juga: Lima Kecamatan Kacau Urusan Air Bersih di Karangasem, Cuaca Panas Ekstrem, Air PDAM Malah Mati!
Langkah strategis ini diambil sebagai langkah antisipasi menghadapi menyusutnya debit air saat musim kemarau serta meminimalisir ketergantungan pada satu jalur distribusi.
Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata, mengungkapkan bahwa saat ini fokus penjajakan diarahkan ke Kecamatan Bebandem. Tercatat ada empat titik potensial yang sedang dikaji secara mendalam.
“Kami sedang menjajaki empat lokasi di Jungutan, Tihingan, Jungsri, dan Telaga Tista. Sebelumnya, kami juga sudah menyisir wilayah Angsoka, Tiying Tali di Kecamatan Abang, hingga Sidemen,” ujar Parwata, Selasa (12/5/2026).
Lindungi Hak Petani dan Keberlanjutan
Meski agresif mencari sumber baru, Parwata menegaskan pihaknya tetap mengedepankan aspek keberlanjutan dan keadilan bagi petani.
Perumda berkoordinasi ketat dengan Bidang Sumber Daya Air untuk memastikan pengambilan air tidak mengganggu sistem irigasi subak. "Jika ada kelebihan debit yang tidak terpakai subak, baru bisa kami manfaatkan," imbuhnya.
Efisiensi dan Mitigasi Kerusakan
Saat ini, Perumda melayani sekitar 44.600 pelanggan yang tersebar di delapan kecamatan dengan mengandalkan 17 sumber air permukaan, 19 sumur bor, dan sumber air baku Telaga Waja.
Upaya penambahan sumber air baru ini juga dimaksudkan sebagai cadangan jika terjadi kerusakan pada jalur utama Telaga Waja, sehingga distribusi air ke masyarakat tetap terjaga dan lebih optimal.[*]
Editor : Hari Puspita