Sejarah baru tercipta di ujung timur Pulau Dewata. Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, siswi kelas X SMA Negeri 1 Kubu, sukses mencatatkan namanya sebagai wakil Bali dalam barisan elite Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional tahun 2026.
GADIS remaja asal Banjar Dharma Winangun, Desa Tianyar ini akan mengemban tugas mulia pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara mendatang.
Baca Juga: Cerita Para Calon Paskibraka dari Jembrana dan Tabanan Menuju Jakarta
Kejutan di Balik Kegigihan
Bagi Gayatri, kelulusan ini adalah kejutan besar yang melampaui ekspektasinya sendiri. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini mengaku sempat tidak percaya bisa melangkah sejauh ini.
"Gak terpikirkan bisa lolos tingkat nasional. Lolos tingkat provinsi saja sudah sangat bersyukur," ungkapnya dengan binar wajah bahagia saat ditemui di sekolahnya, Selasa (12/5/2026).
Kecintaannya pada dunia baris-berbaris ternyata bukan kemarin sore. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Gayatri sudah aktif mengikuti lomba gerak jalan. Hobi itulah yang membawanya tekun mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah hingga kini.
Melewati Seleksi Ketat: Dari Psikotes hingga TWK
Perjalanan menuju Istana tidaklah instan. Gayatri harus menyisihkan puluhan rekan sekolahnya sebelum bertarung di level kabupaten dan provinsi. Berbagai tes berat ia lalui, meliputi:
- Psikotes
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensi Umum (TIU)
- Uji Fisik dan Kesamaptaan
Selain latihan fisik yang menguras keringat, siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini juga belajar mandiri melalui video edukasi untuk mendalami tugas-tugas Paskibraka. "Harus terus berlatih dan menjaga kondisi agar tetap fit," tambahnya.
Membidik Posisi Pembawa Baki
Membawa nama harum Kabupaten Karangasem di kancah nasional adalah misi utamanya. Namun, secara pribadi, Gayatri memiliki target spesifik yang ingin dicapainya di Jakarta nanti.
"Semoga dipermudah, cita-cita saya bisa menjadi pembawa baki saat upacara kenegaraan nanti," harapnya, dengan senyuman optimistis.
Kebanggaan Bagi SMAN 1 Kubu
Prestasi ini disambut haru oleh pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Kubu, I Ketut Suba, menegaskan bahwa pencapaian Gayatri merupakan tonggak sejarah bagi sekolah mereka.
"Ini adalah kali pertama siswa kami lolos hingga seleksi nasional. Tentu ini menjadi kebanggaan luar biasa," ujar Ketut Suba.
Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah kini berkoordinasi intensif dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karangasem untuk persiapan keberangkatan. Ke depan, SMAN 1 Kubu berkomitmen memperkuat pola pembinaan agar "tradisi" mengirim wakil ke tingkat nasional bisa terus berlanjut. [*]
Editor : Hari Puspita