AMLAPURA, Radar Bali.id – Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha mulai memicu pergerakan masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.
Baca Juga: Diselundupkan Pakai Bus AKAP, 1.700 Burung Kicau Ilegal Asal Lombok Digagalkan di Padangbai
Jalur penyeberangan laut dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pun tercatat mengalami tren peningkatan volume penumpang sejak awal pekan ini.
Baca Juga: Arus Balik di Padangbai Memuncak, Polisi Terjunkan K9 Perketat Pintu Masuk Pelabuhan
Port Operation Superintendent ASDP Padangbai, Yeri Kena, mengonfirmasi pergerakan penumpang yang mudik Lebaran Kurban ini sudah mulai merangkak naik sejak Senin (25/5/2026).
"Sejak dua hari lalu peningkatannya. Kemungkinan besar karena banyak masyarakat yang ingin merayakan Idul Adha bersama keluarga di kampung halamannya," ungkap Yeri saat dikonfirmasi pada Rabu (27/5/2026).
Meski mengalami lonjakan, Yeri menyebutkan bahwa aktivitas di pelabuhan ujung timur Pulau Dewata ini masih relatif terkendali.
Berbeda dengan arus mudik Idul Fitri yang kerap memicu antrean mengular, situasi di Padangbai saat ini tergolong lancar jaya. Lonjakan penumpang pun masih didominasi oleh para pengguna kendaraan bermotor atau roda dua.
"Untuk kendaraan roda empat (mobil pribadi/logistik) dan penumpang pejalan kaki posisinya masih landai," tambahnya.
Berdasarkan data operasional, pada hari-hari biasa rata-rata jumlah penumpang yang menyeberang berkisar di angka 1.000 orang per hari. Namun, memasuki masa libur Idul Adha ini, angka tersebut melesat hingga dua kali lipat.
Walau secara kuantitas melonjak tajam, pihak ASDP menegaskan belum perlu melakukan skema darurat. "Tidak ada antrean yang berarti, tidak seperti arus mudik Lebaran biasa. Karena peningkatannya masih bisa diakomodasi, kami tidak melakukan penambahan trip kapal maupun memangkas waktu bongkar muat. Semua berjalan normal seperti hari biasanya," tegas Yeri.
Pihak otoritas pelabuhan memprediksi bahwa intensitas pergerakan penumpang yang menyeberang ke Lombok ini masih akan terus bertahan dan mencapai puncaknya hingga akhir pekan ini. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali