AMLAPURA, Radar Bali.id – Antrean panjang kendaraan yang didominasi armada truk dan tronton meluber hingga ke luar area Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem pada Minggu (14/6/2026).
Baca Juga: Diselundupkan Pakai Bus AKAP, 1.700 Burung Kicau Ilegal Asal Lombok Digagalkan di Padangbai
Kondisi semrawut ini merupakan imbas dari kerusakan kapal dengan rute Pelabuhan Tanjung Wangi (Banyuwangi) menuju Gili Mas (Lembar, NTB) yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita mengungkapkan, penumpukan kendaraan tersebut setidaknya sudah terjadi dalam dua hari terakhir.
”Kebanyakan didominasi kendaraan besar,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (15/6/2026).
Lantaran jalur di kawasan Padangbai tergolong sempit, antrean mengular tersebut tidak mampu ditampung di dalam pelabuhan sehingga meluber ke jalan raya. Purwita menyebutkan, para sopir truk tujuan NTB sengaja beralih memilih jalur alternatif via Pelabuhan Padangbai demi menghindari mandeknya operasional akibat kerusakan kapal di Tanjung Wangi.
”Karena kalau nunggu di sana (Banyuwangi) mungkin akan memakan waktu berhari-hari. Tapi sekarang situasi sudah mulai normal lagi, antrean sudah berhasil terurai,” kata Purwita.
Disinggung mengenai kemungkinan adanya pemberlakuan penambahan trip kapal penyeberangan selama terjadi lonjakan, Purwita menyebutkan bahwa operasional di Pelabuhan Padangbai terpantau tetap normal. ”Mungkin ada penambahan armada atau trip yang dari arah Lembar,” imbuhnya.
Selain dipicu oleh faktor kerusakan kapal penyeberangan di jalur tetangga, momentum musim libur sekolah saat ini juga ditengarai menjadi pemicu lain terjadinya lonjakan penumpang di Pelabuhan Padangbai sejak beberapa hari terakhir.[*]
Editor : Hari Puspita