Kini Masyarakat Karangasem Bisa Memanfaatkan Armada Antar Jemput Jenazah Gratis, Dan Hadirnya Desa Siaga TBC

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) saat meluncurkan Layanan Mobil Jenasah dan Louncing Desa/ Kelurahan Siaga TBC, Senin (22/6).
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) saat meluncurkan Layanan Mobil Jenazah dan Launching Desa/ Kelurahan Siaga TBC, Senin (22/6/2026).

 

AMLAPURA, radarbali.jawapos.com - Di usia ke-386 tahun, Kota Amlapura tidak hanya merayakan perjalanan sejarah panjangnya. 

Di tengah khidmat peringatan hari jadinya, Pemerintah Kabupaten Karangasem memilih menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Yakni pelayanan yang menyentuh masyarakat pada saat paling rentan sekaligus memberi harapan untuk masa depan yang lebih sehat.

Senin (22/6), usai upacara Hari Jadi Kota Amlapura di Lapangan Tanah Aron, enam armada mobil jenazah berwarna putih berbaris rapi.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa mengibaskan bendera sebagai tanda layanan Loka Agung resmi di-launching. 

Program ini merupakan program antar jemput jenazah gratis yang akan melayani seluruh wilayah Karangasem.

Bagi sebagian orang, mobil jenazah mungkin hanya kendaraan.

Namun bagi keluarga yang sedang berduka, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, kendaraan itu bisa menjadi penolong di saat yang paling berat.

Pemerintah Kabupaten Karangasem memahami bahwa kesedihan sering kali datang bersamaan dengan berbagai beban lain.

Tidak sedikit keluarga yang harus memikirkan biaya pengantaran jenazah di tengah suasana kehilangan orang tercinta. 

Karena itulah Loka Agung hadir sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya.

”Pelayanan pemerintah harus hadir sejak masyarakat lahir hingga akhir hayatnya,” kata Gus Par.

Namun langkah baru Karangasem tidak berhenti pada pelayanan saat duka. Pada momentum yang sama, Pemkab Karangasem juga meluncurkan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC), sebuah gerakan bersama untuk melawan salah satu penyakit menular yang masih menjadi momok kesehatan masyarakat.

Desa Siaga TBC ini hadir untuk menjaga agar lebih banyak warga tetap sehat dan produktif.

Program ini mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan, penemuan kasus, pendampingan pengobatan, hingga edukasi kesehatan secara berkelanjutan dalam kasus TBC.

Melalui desa-desa yang siaga, pemerintah berharap penanganan TBC tidak hanya menjadi urusan tenaga kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat.

Di balik dua program yang diluncurkan tersebut tersimpan pesan yang kuat.

Pembangunan tidak selalu berbentuk jalan, gedung, atau infrastruktur fisik.

Pembangunan juga dapat hadir dalam bentuk pelayanan yang mengurangi beban warga saat berduka dan upaya menjaga kesehatan masyarakat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. 

Editor : Rosihan Anwar
hut kota amlapura Desa Siaga TBC di Karangasem layanan loka agung Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata