AMLAPURA, Radar Bali.id– Setelah beberapa tahun vacuum pembangunan fisik akibat keterbatasan anggaran, Pemkab Karangasem melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) akhirnya mulai membedah sejumlah pasar tradisional yang rusak.
Ada tiga pasar yang menjadi sasaran perbaikan tahun ini, yakni Pasar Menanga di Kecamatan Rendang, Pasar Amlapura Barat, serta Pasar Hewan Bebandem. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 850,4 juta.
Baca Juga: Nihil Anggaran, Renovasi Pasar Baturiti Macet
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Karangasem, I Wayan Wisma, mengungkapkan bahwa perbaikan dilakukan karena kondisi fisik bangunan di ketiga pasar tersebut sudah sangat memprihatinkan.
”Total anggaran untuk memperbaiki ketiga pasar tersebut nilainya Rp 850,4 juta,” ujar Wisma, Kamis (16/7/2026).
Dari total porsi anggaran tersebut, Pasar Menanga menelan porsi terbesar mencapai Rp 379,6 juta. Pasar ini sebelumnya sempat dua kali dilalap kebakaran hebat sehingga perbaikan difokuskan pada los dan kios. Posisi kedua yakni Pasar Amlapura Barat dengan nilai Rp 374,3 juta untuk menata los kumuh agar bisa menampung 15 pedagang lama serta pedagang baru yang sebelumnya meluber ke jalan.
Sementara itu, Pasar Hewan Bebandem mendapatkan alokasi Rp 99,5 juta untuk perbaikan los panjang yang sebelumnya ambruk tertimpa pohon tumbang.
”Proses pengerjaan fisik sudah mulai berjalan di lapangan. Kami targetkan seluruh proses pengerjaan rampung pada September 2026 mendatang,” pungkasnya.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali