DENPASAR, Radar Bali- Wayan AD pria Denpasar Selatan ini tak pernah menyangka jika akan mengalami impotensi di usia muda, 29 tahun. Apalagi Wayan baru setahun menikah; masih tergolong pengantin baru.
Bersyukur, dulu di malam pertama pernikahan, Wayan masih bisa melakukan kewajiban sebagai suami. Sampai beberapa bulan kemudian, Wayan merasa, Mr. P-nya susah berdiri padahal istrinya siap tempur.
Awalnya, istrinya memaklumi. Mungkin karena Wayan kelelahan, seharian bekerja, lanjut nongkrong di warung depan rumah sampai larut dan baru pulang di 2-3 dini hari. Begitu setiap hari.
Jatah batin istri jadi terbengkalai; mana pengantin baru lagi. Harusnya masih anget-anget-nya. Jadilah istrinya uring-uringan. Awalnya pertengkaran kecil, berakhir dengan pisah kamar.
Tentu saja Wayan jadi kelabakan. Panik. Bukannya cari solusi, malah berpikir yang bukan-bukan.
“Seandainya istri saya minta cerai, walau saya masih muda, apa kira-kira ada yang mau dengan pria loyo seperti saya?” tanya Wayan mengenang pengalaman buruknya. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, kondisi Wayan makin drop. Menderita lahir batin.
Beruntung ada sepupu yang menengok Wayan. Ia kebetulan pernah berobat di Pengobatan Tradisional Jnana Marga.
Ketika mengetahui masalah yang membuat Wayan sakit, sepupunya langsung mengantarkan Wayan ke Jalan Gatot Subroto I Gang Jnana (1 km arah utara Apotek Anugrah Denpasar, red) ke Pengobatan Tradisional Jnana Marga.
Ini adalah terapi Wayan yang ke-3, terapi terakhir. Kondisi Wayan mulai pulih, bahkan merasa lebih kuat dari saat masih lajang dulu. Sehabis terapi yang pertama, ia dan istrinya sudah sekamar lagi. Dia mengaku “mejumu”( mengulang, red) bermalam pertama. “Lebih hot dan berkali-kali,” katanya berbinar.
Setelah terapi terakhir ini Wayan berencana untuk segera punya momongan dan berjanji untuk berhenti menjalani kebiasaannya nongkrong hingga larut malam, kebiasaan yang sudah dilakukannya sejak remaja dulu.
Dia menyadari impotensi yang dia alami bukan terjadi serta merta, tetapi secara perlahan akibat gaya hidup yang buruk.
Owner Pengobatan Tradisional Jnana Marga menjelaskan, sebagian besar ketidakmampuan pria dalam aktivitas seksual akibat gaya hidup yang tidak teratur.
Salah satunya adalah kebiasaan begadang atau sulit tidur (insomnia) seperti yang dialami Wayan AD. Bersyukur, walau kondisi Wayan terbilang cukup parah, namun kini sembuh total dan siaga tempur.
“Jangan ditiru, berhenti sebelum terlambat,” demikian pesan owner Pengobatan Jnana Marga saat bertemu beberapa waktu lalu.
Pengobatan tradisional jnana marga sudah terdafatar di Dinas kesehatan RI No. :25297/721/DPsPSTPT2021. untuk info dan konsultasi bisa menghubungi nomor hp/wa 085 237 092 969. Buka setiap Senin-Sabtu pukul 11.00-18.00. (rba/ken)
Editor : Rosihan Anwar