Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gunawan Tenang Merantau karena Miliki JKN

Rosihan Anwar • Senin, 28 Agustus 2023 | 23:51 WIB
JAMINAN: Gunawan telah merasakan langsung manfaat Program JKN. (Radar Bali Photo)
JAMINAN: Gunawan telah merasakan langsung manfaat Program JKN. (Radar Bali Photo)

BADUNG, Radar Bali – Mendaftarkan masyarakat tidak mampu menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk memastikan penduduknya terlindungi program jaminan kesehatan.

Sebagai seorang perantau yang mengadu Nasib diluar domisili, terdaftar sebagai peserta JKN merupakan kebutuhan pokok.

Dialah Gunawan, pria asal Jawa Barat yang tinggal di Badung, Bali yang merupakan salah satu peserta JKN segmen PBI yang telah merasakan langsung manfaat Program JKN.

Pria yang sehari-harinya bekerja di studio salon bercerita jika JKN sangat berjasa bagi kehidupannya. Gunawan mengaku memiliki riwayat penyakit asma dan sempat menjalani serangkaian rawat inap.

”Saya sempat dirawat selama dua hari karena asma saya kumat. Ketika menjalani pengobatan dan rawat inap, saya tidak menemukan kendala sedikitpun,” jelas Gunawan.

Dari awal datang ke rumah sakit, Gunawan mengatakan jika prosesnya sangat lancar dan mudah. Ketika di rumah sakit, pelayanannya sangat ramah dan dirinya tidak mengalami adanya diskriminasi kepada Peserta JKN.

“Menurut saya Program JKN ini sangat membantu penduduk Indonesia untuk memperoleh layanan kesehatan. Saya sendiri telah beberapa kali berobat tanpa dikenakan biaya karena semuanya telah ditanggung JKN,” jelas Gunawan.

Dengan menjadi peserta JKN, ia tak khawatir jika sewaktu-waktu harus berobat. Pasalnya, seluruh biaya pengobatan dirinya kini telah dijamin dalam Program JKN, sehingga Gunawan tidak perlu merogoh kantongnya dalam-dalam untuk membayar biaya berobat.

"Saya merasa bersyukur atas kehadiran Program JKN, apalagi setalah rawat inap ini saya diwajibkan untuk menjalani kontrol kembali secara rutin. Untung saja ada JKN, jadi saya tidak perlu lagi memikirkan biayanya,” jelas Gunawan.

Atas pengalamannya ini, Gunawan pun menilai jika Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan adalah program dengan manfaat luar biasa yang wajib diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia.

Gunawan menuturkan jika dirinya merasa puas dengan pelayanan di rumah sakit menggunakan JKN. Bahkan kini untuk mendaftar pelayanan pun kian mudah dengan adanya antrean online pada Aplikasi Mobile JKN.

Menurut Gunawan, wajar jika peserta JKN harus sedikit mengantre saat mengakses pelayanan kesehatan. Pasalnya, ada banyak orang yang membutuhkan akses layanan kesehatan menggunakan JKN.

"Dengan adanya antrean online ini, Peserta bisa ambil nomor antrean dari rumah serta dapat memperkirakan waktu yang tepat untuk datang ke rumah sakit sesuai dengan nomor antrean, sehingga tentu saja menurut saya ini sangat efisien dari segi waktu maupun tenaga.

Saya berharap, berbagai kemudahan ini bisa makin banyak diketahui masyarakat sehingga mereka bisa memanfaatkannya untuk mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah. Jelas Kepala BPJS Kesehatan Nyoman Wiwiek Yuliadewi yang ditemui secara terpisah.

Tidak lupa, Wiwiek turut menyampaikan terkait kemudahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai tanda pengenal peserta JKN yang datang ke fasilitas kesehatan.

"Peserta yang mengakses layanan menggunakan Program JKN cukup menyebutkan NIK, menunjukkan e-KTP atau KIS digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Tidak perlu lagi harus bawa fotocopy berkas macam-macam. Menurut saya ini membantu dan sangat efisiensi waktu," ungkap Wiwiek.

Diakhir wawancara, Gunawan menuturkan pengalamannya menggunakan Program JKN membuatnya semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan karena sakit bisa datang kapan saja.

“Saya sangat berterima kasih dengan adanya Program JKN. Semoga program ini selalu ada dan semoga kedepannya semakin baik lagi untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat,” pungkas Gunawan. (rba/han)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#bjps kesehatan #testimoni bpjs kesehatan #jkn - kis