PELETAKAN BATU PERTAMA: Dari kiri, Dirut Alvin Yusnadi, Camat Densel I Made Sumarsana, Pemegang Saham & Dewan Pengawas AA Bagus Amertajaya, dan Komisaris Utama AA Putra Subamia, Sabtu (16/12/2023). (Novi Febriani/Radar Bali)
Ground Breaking RS InMedika Sidakarya: Fasilitas Kesehatan Paripurna, Siapkan Pelayanan Excellent
DENPASAR, Radar Bali - Fasilitas kesehatan adalah salah satu hal yang penting dalam kesejahteraan masyarakat.
PT Intaran 16 Gemilang membangun rumah sakit yang akan memberikan pelayanan setara hotel atau perbankan, sehingga tidak menampilkan kesan seram.
Rumah sakit tersebut bernama Rumah Sakit InMedika Sidakarya, di Jalan Danau Tempe, Nomor 99, Sidakarya, Denpasar Selatan. Peletakan batu pertama (ground breaking) telah dilaksanakan pada Sabtu sore lalu (16/12/2023).
Hadir dalam acara peletakan batu pertama, Camat Denpasar Selatan I Made Sumarsana, Direktur Utama, Komisaris Utama, Pemegang Saham, dan para dokter pemegang saham.
Direktur Utama Alvi Yusnadi mengungkapkan, alasan dibangunnya rumah sakit ini karena faktor kesehatan sangat penting. Karena dengan sehat akan melahirkan manusia-manusia yang unggul.
Rumah sakit tipe D ini akan memberikan fasilitas yang paripurna untuk wilayah Denpasar Selatan, Denpasar dan Bali.
“Tentunya juga memberikan dampak ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi wilayah Denpasar Selatan dan sekitarnya,” sambungnya.
Walau di Densel ada Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) dan sedang dibangun rumah sakit internasional kawasan ekonomi khusus (KEK), RS InMedika Sidakarya tentunya saling bersinergi dan berkolaborasi. Bagi yang memiliki fasilitas BPJS pelayanan harus berjenjang.
“Dunia kesehatan itu saling bersinergi dan berkolaborasi. Khususnya ada market-market tertentu dari masyarakat beda pasarnya,” jelasnya.
Total investasi pembangunan rumah sakit ini sekitar Rp 130 miliar. Rumah sakit tipe D yang dibangun di atas lahan seluas 58 are ini memiliki bangunan empat lantai.
Tersedia sekitar 60 hingga 70 tempat tidur, dilengkapi 12 poliklinik yang didukung dokter yang mumpuni. Fasilitas kamar yang tersedia adalah VIP, kelas I dan utama.
“Kami ingin membangun service excellence. Orang berkunjung ke rumah sakit tidak seperti masuk ke fasilitas kesehatan yang sudah takut dulu. Kami ingin bangun greetings di awal seperti service di hotel atau perbankan dari sisi hotel.
Dari securitynya. Hospitality itu berarti service excellent. Sudah tergabung dokter spesialis. Kami ingin memberikan fasilitas yang terbaik untuk sekitar Denpasar Selatan,” jelasnya.
Camat Denpasar Selatan Made Sumarsana mengaku sangat bersyukur dibangunnya fasilitas kesehatan di wilayah Densel.
Dikarenakan di wilayah Densel sangat minim faskes. Ia menyebut, setiap hari puskesmas, penuh sehingga tidak bisa melayani masyarakat dengan maksimal.
"Saya berterima kasih kepada investor dan direksi RS InMedika Sidakarya sudah mau berinvestasi di Densel khususnya, dan Denpasar pada umumnya. Karena di Denpasar ini sangat kekurangan fasilitas kesehatan khusus menengah ke bawah.
Karena setiap puskesmas yang ada hampir setiap hari penuh. Mudah-mudahan ini bisa membantu semua berjalan dengan baik sesuai harapan pemerintah,” jelasnya.
Sedangkan Komisaris Utama Anak Agung Putra Subamia menyatakan bisnis kesehatan sangat prospektif. Ia berharap RS InMedika tidak hanya ada di Sidakarya tapi di tempat lainnya.
RS InMedika akan melayani semua kalangan baik menengah ke bawah hingga ke atas tanpa membeda-bedakan.
Dari sisi sosial dengan membantu masyarakat yang ekonominya di bawah. “Dari yang kurang mampu diharapkan doanya. Dari mereka yang mampu diharapkan istilahnya profitnya. Semua kami layani,” tegasnya.
Dijelaskan rumah sakit tidak akan lepas dari misi sosialnya dan untuk pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, akan merekrut tenaga profesional yang memiliki visi dan misi dengan kami sebagai foundernya.
“Tidak lepas dari visi sosial, fungsi pelayanan untuk masyarakat. Kami sangat menyadari itu. Harus benar-benar memikirkan kesejahteraan dan pelayanan,” tandas Agung Subamia. (rba/feb)
Editor : Rosihan Anwar