Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Arta Sang Petugas KPPS Lega Terjamin JKN dan Persalinan Istri Lancar

Rosihan Anwar • Senin, 19 Februari 2024 | 04:10 WIB
RASAKAN MANFAAT JKN: I Made Arta Cahyadi, seorang KPPS) di Kecamatan Marga, Tabanan. (BPJS Kesehatan Denpasar)
RASAKAN MANFAAT JKN: I Made Arta Cahyadi, seorang KPPS) di Kecamatan Marga, Tabanan. (BPJS Kesehatan Denpasar)

TABANAN, radarbali.id – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan Program Nasional yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat.

Salah satunya  I Made Arta Cahyadi, seorang petugas Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 006 Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan bertugas pada Pemilu Tahun 2024.

Ia satu dari banyaknya peserta JKN yang telah merasakan langsung manfaat hadirnya Program JKN. Selain sebagai petugas KPPS, ia juga bekerja di salah satu perusahaan swasta.

Dirinya terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas dua. Lantaran proses persalinan sang istri yang tanpa dikenakan biaya, ia berkenan untuk membagikan kisahnya.

Arta bercerita jika saat di rumah sakit, sang istri menjalani proses persalinan Sectio Caesarea (SC). Arta mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

“Ini adalah pengalaman kedua istri saya melahirkan menggunakan Program JKN melalui proses SC atas rekomendasi dokter,” kenang Arta.

Seperti yang diketahui, jika melahirkan melalui proses SC berbeda dengan melahirkan melaui proses normal dan tentu saja memerlukan biaya yang lebih mahal.

“Saya bersyukur proses persalinan istri saya berjalan lancar serta bayi terlahir sehat dan sempurna. Bersama Program JKN, saya bisa dengan tenang melawati proses persalinan ini” ujar Arta.

Arta mengaku beruntung menjadi Peserta JKN karena dirinya beserta keluarga bisa fokus memikirkan persalinan tanpa harus repot memikirkan biaya. Ia mengatakan jika kamar rawat inapnya juga terasa nyaman dan layak untuk ditempati.

“Terima kasih Program JKN, terima kasih BPJS Kesehatan, hanya itu yang bisa Saya sampaikan. Saya dengan tulus berdoa semoga Program JKN ini akan semakin jaya ke depannya,” jelas Arta.

Arta sangat mendukung Program JKN, karena baginya program ini adalah bentuk perhatian Pemerintah kepada rakyatnya dalam menjamin kesejahteraan rakyat dari bidang kesehatan.

Dengan adanya Program JKN, keuangan keluarga akan tetap aman dan dana yang tersedia dapat tetap digunakan untuk keperluan keluarga lainnya, dirinya berharap Program JKN akan selalu berkesinambungan.

Bagi Arta, menjadi peserta JKN bukan hanya kewajiban sebagai warga Negara yang baik tetapi juga bentuk proteksi diri dan keluarga jika suatu saat memerlukan penanganan medis.

Kepesertaan JKN yang bersifat wajib merupakan upaya dari negara untuk memastikan seluruh warganya memiliki jaminan kesehatan guna mengurangi resiko finansial yang terjadi disaat sakit dan memerlukan pelayanan medis.

Arta memiliki harapan besar semoga program mulia ini akan tetap konsisten dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik dari waktu ke waktu.

“Menurut saya pelayanan di rumah sakit mulai dari pemeriksaan awal, proses persalinan, perawatan ibu dan bayi hingga saat kepulangan sangat memuaskan. Tak lupa saya bertrimakasih atas hadirnya Program JKN. Saya harapkan semoga Program JKN akan senantiasa ada menjamin kesehatan Masyarakat” jelas Arta.

Arta memiliki harapan besar agar Program JKN dapat terus berjalan karena manfaatnya sangat luar biasa. Dirinya mengaku tenang dan sangat berterima kasih dengan JKN karena ia bisa melahirkan dengan tenang tanpa memikirkan biaya untuk bersalin.

Arta menambahkan jika pengalamannya menggunakan Program JKN membuatnya semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan karena sakit bisa datang kapan saja.

“Tidak mengapa jika gaji saya setiap bulan harus dipotong untuk membayar iuran JKN karena saya yakin jika manfaatnya jauh lebih mahal dari apa yang saya bayarkan.

Kalaupun tidak digunakan pun saya tidak merasa rugi karena iuran yang dibayarkan dapat membantu peserta lainnya yang membutuhkan dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Arta.

Diakhir wawancara, Arta Sebagai Peserta JKN tidak merasakan adanya diskriminasi dari dokter maupun perawatnya serta pelayanannya pun sangat bagus. (han) 

 

Editor : Rosihan Anwar
#testimoni jkn #bpjs kesehatan denpasar #jkn - kis