Bali Jadi Destinasi Medical Tourism, Sepakat Kerjasama Dengan Singapura
Marsellus Nabunome Pampur• Rabu, 1 Mei 2024 | 17:19 WIB
KELAS DUNIA: Direktur Utama IHC drg. Mira Dyah Wahyuni bersama Group CEO SingHealth, Profesor Ng Wai Hoe
DENPASAR,radarbali.id -Guna meningkatkan kapasitas mutu pelayanan Bali International Hospital, Sanur Denpasar, Indonesia Healthcare Corporation (IHC), sebuah holding RS BUMN, menyepakati kerja sama dengan Singapura, dalam hal ini Sing Health. Kerjasama itu disepakati bersama di Sanur, Denpasar Selatan, Selasa (30/4).
Direktur Utama IHC drg. Mira Dyah Wahyuni mengatakan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan posisi Bali International Hospital (BIH) menjadi lebih kuat. "Terutama sebagai destinasi medical tourism," katanya kepada awak media (30/4/2024).
Bukan tanpa alasan, pasalnya kolaborasi ini melingkupi peningkatan clinical capacity building, transformasi dalam layanan asuhan keperawatan, dan patient journey.
Menurutnya bahwa kerjasama ini menyasar tiga bidang prioritas strategis. Yang pertama adalah clinical excellence, yang menggarisbawahi pentingnya kualitas, keselamatan pasien, dan penelitian berdasarkan evidence-based practice.
Kemudian yang kedua adalah Operational Excellence, yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan melalui inovasi dan transformasi.
Dan, terakhir adalah People Excellence akan berkonsentrasi pada pengembangan berkelanjutan tenaga kesehatan profesional, termasuk dokter, perawat, dan manajemen.
Dimana nantinya tenaga kesehatan dari Singapura juga akan terlibat dalam pelatihan untuk dokter dan perawat, penelitian bersama, manajemen kasus yang kompleks, serta kegiatan kolaboratif dalam pendidikan kedokteran dan pengembangan profesional.
“Pengalaman dan keahlian SingHealth yang diakui secara global akan membantu kami meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses terhadap layanan, dan mendorong inovasi dalam layanan kesehatan," sambungnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Group CEO Sing Health, Profesor Ng Wai Hoe, mengatakan, kerjasama ini ini menandakan hubungan saling menguntungkan yang akan berfokus pada peluang pelatihan dan pengembangan bagi staf kesehatan.
"Dan juga memperkuat komitmen bersama kami untuk meningkatkan layanan pasien. Kami berharap dapat belajar dari satu sama lain dan memajukan misi kolektif kami untuk memberikan perawatan yang luar biasa kepada pasien kami bersama-sama," pungkasnya.
Sementara itu Penandatangana MoU itu juga disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung dan perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia.***