DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui BBPOM di Kota Denpasar mengadakan Sosialisasi Calon ASN (CASN) BPOM serta Sosialisasi BPOM Campus Wellness di Gedung Agrokompleks Universitas Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar, kemarin (14/6/2024).
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BPOM RI, Irwansyah memaparkan sosialisasi pengadaan CASN 2024 dengan tagline Simakrama ini memiliki tiga tujuan.
"Pertama, kami ingin menyampaikan rencana seleksi CASN 2024. Ada 781 formasi, 28 jabatan, dan 85 unit kerja penempatan," tuturnya.
Kedua yakni sebagai wujud komitmen BPOM untuk menunjukkan transparansi dalam proses seleksi. Bahwasannya seleksi yang dilakukan disampaikan secara terbuka, sehingga diselingi juga dengan diskusi untuk memberikan kejelasan kepada seluruh peserta.
"Kami juga mangadakan di sini untuk memperlihatkan kepada inkubator bisnis dan juga mungkin ada alumni yang ingin membuka usaha kecil atau start up di bidang obat dan makanan," sambungnya.
Terlebih dalam kegiatan ini, ada sejumlah booth UMKM lokal Bali di bidang obat dan makanan yang turut menampilkan produknya.
Selain itu, peserta yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait rekrutmen CASN dapat mendatangi area pojok layanan untuk konsulasi.
"Kami senang dan bangga teman-teman tadi sangat antusias. Banyak sekali yang ingin bertanya," kata Irwansyah.
Rata-rata para peserta menanyakan terkait tata cara pendaftaran, tips agar lulus seleksi, hingga karir ke depannya setelah dinyatakan lulus.
Pasalnya, menjadi pegawai BPOM berarti berada dalam interaksi global. Mereka pun tak bisa lepas dari keberadaan lembaga-lembaga yang sama di luar negeri.
Hal ini dikarenakan proses peredaran obat dan makanan yang tidak dibatasi lagi oleh batas-batas negara. Sehingga seorang ASN BPOM harus memiliki wawasan global.
"Kalau dilihat tagline-nya, kami menggunakan istilah lokal Simakrama, tapi juga kami membaga (tagline, red) where talent meets opportunity," paparnya.
Dirinya pun meyakini bisa mendapatkan talenta-talenta digital yang memenuhi kualifikasi sesuai yang diharapkan melalui sosialisasi jemput bola ini.
Dalam kesempatan ini, Wakil Rektor Universitas Udayana Bidang Perencanaan, Kerja Sama & Informasi, Prof Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika menyampaikan digelarnya sosialisasi dari BPOM ini menjadi suatu kehormatan bagi Universitas Udayana.
"Tentu kami atas nama civitas mengucapkan terima kasih, karena kami banyak memiliki lulusan atau alumni yang terkait dengan formasi yang disediakan oleh BPOM," ujarnya,
Dengan mengusung visi Unggul, Mandiri, dan Berbudaya, Universitas Udayana optimis alumni-alumninya memiliki kompetensi yang sesuai dengan formasi yang dibutuhkan BPOM.
"Kami berharap dengan sosialisasi ini, makin banyak alumni Udayana yang bisa bergabung ke BPOM," sambungnya. (ari)
Editor : Rosihan Anwar