Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Self Reward untuk Kestabilan Mental

Rosihan Anwar • Minggu, 28 Juli 2024 | 17:07 WIB
Santy Sastra
Santy Sastra

Oleh: Santy Sastra

(Mindset Motivator dan Hipnoterapist) 

SELF REWARD adalah istilah berasal dari kata “self” artinya diri sendiri dan kata “reward” berarti apresiasi atau penghargaan.

Self reward merupakan sebuah bentuk pemberian penghargaan kepada diri sendiri setelah mencapai suatu tujuan tertentu.

Self reward merupakan penghargaan atau apresiasi yang diberikan kepada diri sendiri. Umumnya ini dilakukan sebagai hadiah dari selesainya suatu pekerjaan yang berat. Namun, terkadang juga dilakukan untuk mengistirahatkan diri dalam proses mengerjakan pekerjaan yang menguras banyak tenaga dan pikiran

Self reward dapat diartikan sebagai apresiasi diri atau memanjakan diri sendiri. Akan tetapi, meskipun niatnya baik, hal ini bisa menjadi sumber masalah dan berdampak buruk bagi diri sendiri. Self reward merupakan penghargaan atau apresiasi yang diberikan kepada diri sendiri.

Penghargaan terhadap diri sendiri dibutuhkan karena memberikan perasaan senang, sangat mendebarkan dan bahagia pastinya. Itulah yang dirasakan ketika melakukan self reward, akan merasa lebih bahagia.

Ketika  memberikan hadiah untuk diri  sendiri, otak akan melepaskan zat kimia yang bernama dopamin. Zat ini yang membuat manusia merasa lebih positif dan bahagia.

Menghargai diri sendiri, atau self reward bagi kebanyakan orang tampaknya terlalu memanjakan diri dan egois. Padahal, kegiatan ini membantu menjaga kesehatan mental dan memotivasi kamu untuk bekerja lebih keras dan lebih baik, serta dapat meningkatkan kepuasan diri

Menghadiahi diri dengan sesuatu yang disukai akan mengurangi stress dan dapat melepas penat.

Salah satu contoh self reward adalah dengan liburan. Ini menjadi salah satu pilihan self reward bagi yang ingin merasakan suasana baru. Bisa berlibur seorang diri atau bersama teman dan keluarga. Liburan bisa dilakukan di mana saja.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengapresiasi diri, baik yang sifatnya material maupun non material. Dari sisi material,  bisa sesekali membeli pakaian, tas, make up, atau skincare untuk memperbaiki penampilan. Hal ini bisa membuat diri sendiri bahagia.

Menjalankan self-reward tidak harus dilakukan ketika  berhasil atau sukses mewujudkan mimpi.  Bisa menerapkan self-reward ketika sedang menjalani sebuah proses. Bahkan saat gagal pun, berhak melakukan self-reward sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras .

Dampak self reward terhadap diri sendiri begitu besar. Menurut psikologi, self reward adalah salah satu bentuk self-healing terampuh bagi orang yang sedang bersedih.

Self reward adalah sebuah aktivitas yang kedengarannya remeh, tapi ternyata penting dilakukan. Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, self reward adalah sebuah sarana mengurangi rasa stres dan kegelisahan diri

Mencintai diri sendiri dapat menghasilkan kesehatan mental yang lebih baik, harga diri yang lebih tinggi, motivasi yang lebih besar, dan banyak manfaat lain yang berdasarkan bukti. Tidak perlu murahan. Cobalah, dan jangan lupakan kekuatan refleksi diri. (ss/han)

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar