DENPASAR, radarbali.jawapos.com – RSUP Prof. Ngoerah Denpasar Bali kedatangan dokter istimewa asal Spanyol. Ia adalah Dr. Diego Gonzalez Rivas, ahli bedah Toraks dan Transplantasi Paru, terbaik di dunia.
Dokter Diego Gonzalez—demikian akrab disapa diundang khusus untuk berbagi ilmu dan praktik teknik bedah uniportal (toraks) minimal invasif yang hingga kini masih sangat jarang digunakan di Indonesia.
Pesertanya adalah puluhan dokter spesialis bedah dari seluruh Indonesia hadir.
Mengikuti kelas khusus dengan tajuk, Uniportal VATS Masterclass with Dr. Diego Gonzalez Rivas di lantai 5 Aula Poli Paru, Minggu, 29 Desember 2024.
Ketua Umum Kolegium Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular Indonesia (BTKV)
, DR. Dr. Ketut Putu Yasa, kepada radarbali.id menyebut, pihaknya sebagai lembaga independen pemerintah bertanggungjawab kepada keilmuan bedah torak vaskuler ada tiga keilmuan.
Yakni, Bedah Toraks, Bedah Paru, Bedah Jantung dan bedah vaskuler.
”Tentu kehadiran Dokter Diego Gonzalez Rivas di Bali ini, selain berbagi ilmu tentu untuk meningkatkan kompetensi para dokter spesialis dalam ilmu bedah toraks,” ungkap dokter Yasa.
Nah, dokter Diego ini kata Yasa, adalah ahlinya bedah toraks minimal invasif. Yaitu, tekni pembedahan di dada dengan satu lubang melalui sayatan kecil tanpa pemisahan tulang rusuk.
”Jadi kehadiran dokter Diego ini sekaligus alih teknologi dan pelatihan teknik kepada para dokter dengan pasien langsung di RS Prof Ngoerah, ini adalah lingkupnya kolegium,” tukas Yasa.
Sebab teknologi yang dimiiki Dokter Diego ini lanjutnya sudah didukung teknologi robotik. Sementara di Indonesia umumnya masih konvensional.
Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M. Kes., juga mengungkapkan hal senada bahwa kedepan para ahli bedah Indonesia diarahkan melakukan bedah uniportal atau minimal invasif.
”Teknik bedah uniportal ini dengan satu lubang dan irisan kecil, di RS Prof. Ngoerah ini juga sudah melakukan tapi baru dengan 2 atau 3 lubang,” jelas Sudana, ketika diwawancarai radarbali.id, usai pembukaan (29/12/2024).
Nah pihaknya memastikan setelah mendapat transfer ilmu dari Dokter Diego, para dokter bedah di Indonesia akan terus mengembangkan teknik minimal invasif ini.
Sehingga kedepan lanjutnya, dokter bedah khususnya di RS Prof Ngoerah perlahan akan meninggalkan pola konvensional dalam bedah toraks.
”Nah dokter Diego akan memberikan pelatihan langsung teknik bedah uniportal ini dengan pasien langsung didukung teknologi robotik,” tandas Sudana.
Dokter Diego dalam pemaparannya sambil memutar video menyebut telah mempresentasikan keahliannya ini di sejumlah negara maju, seperti Jerman, Portugal, Kuwait, Prancis, dan Tiongkok.
Dalam sesi wawancara dengan radarbali.id Dokter Diego menyebut keunggulan uniportal ini lebih aman dengan risiko yang jauh lebih rendah.
”Dengan satu lubang dan sayatan kecil serta kamera canggih kita bisa menangani masalah organ dalam tubuh, pemulihan lebih cepat, risikonya juga minimal,” ungkap dokter Diego, yang mengaku senang berkesempatan berkunjung ke Bali.
Seperti diketahui, Dr. Diego González Rivas menyelesaikan pelatihan Bedah Toraks dan Transplantasi Paru di Rumah Sakit Universitas La Coruña tempat ia bekerja sejak 1999-2015.
Ia adalah salah satu direktur UCTMI (Rumah Sakit Quirón dan San Rafael di Coruña) dan UMICS di Portugal (beroperasi secara rutin di Lisbon, Algarve dan Azores) dan Madrid (Rumah Sakit Nisa Vithas Pardo Aravaca).
Dia juga dokter bedah staf di Rumah Sakit Ernst Von Bergmann di Potsdam (Jerman), Rumah Sakit Universitas Bielefeld di Bielefeld (Jerman), Rumah Sakit Penyakit Dada di Kuwait, dan Rumah Sakit Monza di Bucharest.
Selain itu juga menjabat direktur program pelatihan internasional Uniportal VATS di Rumah Sakit Paru Shanghai, di Tiongkok. Ia juga seorang profesor madya di 4 rumah sakit lain di Tiongkok
Ia merupakan dokter bedah pelopor di dunia yang melakukan reseksi anatomi VATS uniportal (kasus pertama pada Juni 2010), reseksi paru mayor uniportal non-intubasi (kasus pertama pada April 2014) dan teknik Unisurgeon Uniportal VATS (kasus pertama pada 2016).
Ahli dalam reseksi subxiphoid uniportal dan rekonstruksi lengan carinal dan bronkovaskular. Berkontribusi dalam pengembangan sistem robotik uniportal subxiphoid yang melakukan lobektomi dan timektomi pertama di laboratorium kadaver pada tahun 2018.***
Editor : M.Ridwan