Radar Bali.id - Kasus penyakit saraf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh mengalami peningkatan signifikan.
Ini seperti dituturkan Humas RSUD Cut Nyak Dhien, Emi Hartini meminta masyarakat diimbau untuk tidak ragu memeriksakan kesehatan ke rumah sakit agar penyakit dapat terdeteksi lebih awal.
Menurut Emi, peningkatan kasus penyakit saraf dan stroke berdasarkan data rumah sakit dipicu oleh pola hidup dan pola makan yang asal-asalan, tidak sehat.
Kondisi tersebut menyebabkan jumlah pasien yang datang ke layanan saraf semakin bertambah dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Tega Membunuh Istri Dalam Keadaan Sakit Stroke, Suami Terancam 15 Tahun Penjara
Pada intinya, jangan sungkan ke dokter untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan di rumah sakit tersedia secara gratis, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat,” ujarnya.
Baca Juga: Profil Ibrahim Assegaf Suami Najwa Shihab yang Meninggal Dunia Akibat Stroke
Ia menambahkan, setiap hari poli yang paling padat di RSUD Cut Nyak Dhien adalah poli saraf. Tingginya kunjungan ini disusul oleh poli penyakit dalam, poli jantung, poli gastro, serta poli kesehatan jiwa.
Lonjakan pasien di sejumlah poli tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat sekaligus tingginya angka kasus penyakit kronis dan degeneratif di wilayah Aceh Barat.
Emi menyarankan agar masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih parah.
Pola hidup sehat, pemeriksaan berkala, dan penanganan medis yang tepat disebut sebagai langkah penting untuk mencegah risiko komplikasi penyakit saraf maupun stroke.[*]
Editor : Hari Puspita