Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Suweni Lega Penyembuhan Pterygium Dijamin Penuh JKN

Rosihan Anwar • Kamis, 4 Desember 2025 | 21:04 WIB
Nyoman Suweni.
Nyoman Suweni.

SINGARAJA, radarbali.jawapos.com -  Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan wujud nyata hadirnya pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat Indonesia.

Hal inilah yang dirasakan Nyoman Suweni seorang buruh yang berasal dari Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng yang merasakan langsung bagaimana manfaat dari Program JKN.

Suweni menderita penyakit Pterigium yang merupakan penyakit mata ditandai dengan tumbuhnya selaput pada bagian putih bola mata yang bisa mencapai kornea.

Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu mata saja atau kedua mata sekaligus. Pterygium ditandai dengan mata merah, rasa gatal atau perih di area selaput, dan rasa mengganjal.

Itulah yang dirasakan Suweni, awalnya ia merasa gatal di matanya seperti ada yang mengganjal dan saat berkaca ia melihat matanya merah. Semakin lama ia merasakan tidak nyaman pada bagian matanya.

“Saya awalnya periksa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat saya terdaftar, lalu langsung dirujuk ke Rumah Sakit BaliMed Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di sana saya didiagnosis terkena Pterygium dan diminta menjalani operasi,” ujar Suweni.

Pada awalnya, Suweni merasa takut untuk menjalani operasi, selain takut karena prosedurnya ia juga takut terkait biaya yang perlu disiapkan.

Namun setelah dijelaskan ternyata semua pemeriksaan bahkan prosedur operasi ditanggung oleh Program JKN, Suweni merasa lega karena ia tak perlu takut akan biaya yang timbul dari prosedur operasi tersebut.

“Saya diminta operasi untuk mata saya yang tumbuh daging, awalnya saya tidak sadar tetapi mata saya sering gatal ada yang mengganjal terus merah.

Karena sudah tidak nyaman jadi saya periksakan ternyata ada daging di dekat mata saya dan diminta untuk operasi, jujur saya takut sama biaya yang akan timbul.

Tapi setelah dijelaskan bahwa saya telah menjadi salah satu peserta JKN, jadi semua pengobatan saya akan ditanggung Program JKN, saya jadi tidak perlu khawatir akan biayanya,” ucap Suweni.

Selain ketakutan akan biaya tentunya ia takut akan prosedur yang akan dijalaninya. Namun, ketakutan itu berkurang karena pelayanan yang didapatkan baik dari dokter spesialis yang menanganinya, perawat, dan staf rumah sakit sangatlah ramah dalam melayani dan memberikan informasi terkait prosedur yang akan ia jalani.

Hal ini membuatnya menjadi lebih tenang akan prosedur operasi yang akan dijalaninya.

“Saya takut saat diminta operasi rasanya pengen mundur saja, tapi melihat dokter spesialis, suster dan stafnya yang sangat ramah dalam menjelaskan kondisi saya, saya jadi percaya jika harus menyerahkan diri untuk dioperasi,” ungkapnya.

Suweni sangatlah bersyukur dengan adanya Program JKN, dengan pelayanan yang optimal dan semuanya biayanya pengobatannya dijamin. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika dirinya belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Suweni mengungkapkan jika tidak ada Program JKN mungkin ia tidak akan bisa melanjutkan proses pengobatan matanya.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN, kalau tidak ada Program JKN saya pasti tidak akan periksakan mata saya, terima kasih Program JKN,” tambah Suweni.

Suweni berharap semoga BPJS Kesehatan akan selalu hadir untuk masyarakat Indonesia. dan akan terus membantu menjaga Kesehatan seluruh masyarakat, ia juga berharap semoga pelayanan yang didapatkan oleh peserta JKN tetap baik dan semakin baik kedepannya.

“Saya harap BPJS Kesehatan ini akan selalu ada, dan membantu kita semua. Semoga pelayanannya dipertahankan, karena yang sekarang sudah sangat baik,” tutupnya.

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#jkn kis #bpjs kesehatan singaraja