Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Peserta Asal Jembrana ini Rasakan Kemudahan Aplikasi Mobile JKN

Rosihan Anwar • Kamis, 4 Desember 2025 | 21:23 WIB
Ni Komang Ayu Sari Widiantari.
Ni Komang Ayu Sari Widiantari.

JEMBRANA, radarbali.jawapos.com -Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan publik di bidang kesehatan.

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus berinovasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Salah satu inovasi yang kini dirasakan manfaatnya secara luas adalah Aplikasi Mobile JKN, sebuah layanan digital yang memudahkan peserta dalam mengakses berbagai fitur administrasi dan informasi kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Kemudahan itu turut dirasakan oleh Ni Komang Ayu Sari Widiantari, mahasiswi berusia 21 tahun asal Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Saat ini, ia menempuh pendidikan di Singaraja dan tinggal jauh dari keluarganya. Sebagai mahasiswa perantauan, Ayu kerap menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam mengurus hal-hal administratif seperti kepesertaan JKN.

Ayu sempat merasa khawatir karena data kepesertaannya perlu diperbarui. Di tengah padatnya jadwal kuliah dan kegiatan organisasi, ia bingung bagaimana mengurusnya tanpa harus kembali ke kampung halaman.

Namun, kekhawatiran itu sirna ketika seorang rekan sesama mahasiswa memperkenalkannya pada Aplikasi Mobile JKN. Awalnya, Ayu mengaku belum begitu paham cara menggunakannya.

Namun berbekal informasi dari media sosial dan bantuan temannya, ia akhirnya mencoba mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut.

“Di awal saya agak bingung memeriksa status kepesertaan saya di Program JKN, tapi setelah teman menyarankan untuk menggunakan Mobile JKN, ternyata sangat mudah. Semua bisa dilakukan lewat ponsel,” ujar Ayu.

Setelah mengunduh aplikasi dari Play Store dan melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Ayu langsung dapat mengakses segala informasi terkait kepesertaan JKN-nya seperti cek status peserta, informasi tagihan iuran, serta lokasi fasilitas kesehatan terdekat.

“Sekarang saya tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk tahu apakah kartu saya aktif atau tidak. Semua informasi sudah tersedia di layar ponsel,” ungkapnya.

Selain itu, Ayu juga memanfaatkan fitur lain seperti pindah Fasilitas Kesehatan (Faskes), pendaftaran antrean online, dan riwayat pelayanan kesehatan. Ia mengaku fitur-fitur tersebut membuat akses layanan kesehatan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Waktu saya tidak enak badan dan harus ke puskesmas, saya sudah bisa mendaftar antrean lewat aplikasi. Jadi tidak perlu menunggu lama di tempat. Ini sangat membantu, terutama bagi kami mahasiswa yang memiliki waktu terbatas,” tambahnya.

Menurut Ayu, kehadiran Aplikasi Mobile JKN menjadi contoh nyata inovasi yang sangat relevan bagi generasi muda. Ia menilai bahwa anak muda masa kini cenderung lebih dekat dengan teknologi dan menginginkan layanan yang praktis.

Ayu juga mengungkapkan bahwa layanan digital ini tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga rasa aman bagi peserta.

“Saya merasa tenang karena tahu kartu saya aktif dan bisa digunakan kapan saja. Semua bisa saya cek sendiri.

Saya berharap teman-teman mahasiswa lainnya juga mau mencoba menggunakan Mobile JKN. Tidak sulit, justru mempermudah semua urusan kesehatan,” tutupnya.

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#bpjs kesehatan singaraja #jkn - kis