DENPASAR, radarbali.jawapos.com -Balai Besar POM di Denpasar melakukan pengawasan pangan terhadap jajanan buka puasa atau takjil yang dijual di sekitar kawasan masjid Baiturahman jalan Ahmad Yani Denpasar (Kampung Jawa).
Kawasan ini memang kerap menjadi salah satu pusat jajanan takjil di Denpasar saat bulan puasa.
Dalam kesempatan itu, Balai Besar Pom di Denpasar mengambil sample terhadap 27 jenis takjil atau jajanan yang dijual oleh para pedagang.
Hasilnya, dari 27 sample itu dinyatakan negatif bahan berbahaya seperti borax, Rodamin B atau pewarna tekstil, formalin dan zat berbahaya lainnya.
”Dari hasil uji dari 27 sample semuanya memenuhi syarat. Kami memang berkali kali dan setiap ramadan kami memang selalu melakukan pengawasan ke sini," kata Made Ery Bahari selaku PLT kepala BBPOM Denpasar, di lokasi Kamis (19/2) sore.
Dia menjelaskan, bahwa para pedagang takjil di kawasan itu mulai menyadari bahaya dari zat-zat terlarang itu. Kesadaran para pedagang ini juga tak terlepas dari edukasi yang kerap dilakukan pihak BBPOM Denpasar kepada para pedagang makanan di Denpasar.
”Kami memang berkali kali dan setiap ramadan kami memang selalu melakukan pengawasan ke sini. Di luar itu juga ada edukasi dengan kelompok masyarakat di sini. Jadi para pelaku usaha penjual takjil, semua mengikuti ketentuan. Sehingga sampai saat ini tidak ditemukan," terangnya.
Pada tahun sebelumnya, 2025 lalu petugas juga tak menemukan adanya kandungan zat berbahaya pada takjil yang dijual di lokasi yang sama.
Test yang dilakukan oleh BBPOM Denpasar menggunakan test kit untuk mendeteksi adanya kandungan borax, Rodamin B hingga formalin.
Sementara itu, di lokasi yang sama, seorang warga yang yang merupakan konsumen mengaku lega dengan hasil negatif kandungna berbahaya yang dilakukan oleh BBPOM Denpasar.
Rahma mengatakan, setiap tahun dia bersama keluarganya sering membeli jajanan buka puasa atau takjil di lokasi yang sama.
”Saya sering beli takjil di sini kalau lagi bulan puasa. Syukurlah kalau tidak ada kandungna zat berbahaya. Sehingga kami bisa belanja dengan tenang," pungkas wanita berhijab ini.
Editor : Rosihan Anwar