Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

BBPOM di Denpasar dan KORPRI Gelar Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV)

Marsellus Pampur • Rabu, 22 April 2026 | 15:05 WIB
Vaksinasi HPV yang digelar Selasa (21/4) merupakan vaksinasi kedua dari tiga vaksinasi yang harus dijalani. (Marsellus Pampur/Radar Bali)
Vaksinasi HPV yang digelar Selasa (21/4) merupakan vaksinasi kedua dari tiga vaksinasi yang harus dijalani. (Marsellus Pampur/Radar Bali)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - BBPOM di Denpasar didukung oleh KORPRI (Korps Pegawai Republik Indonesia) menggelar vaksinasi untuk memberantas virus Human Papillomavirus (HPV) yang merupakan virus penyebab kanker serviks pada wanita.

Kegiatan ini digelar di kantor BBPOM di Denpasar, Renon, Selasa (21/4/2026).

Ketua KORPRI Balai Besar POM di Denpasar Made Ery Bahari Hantana mengatakan, jumlah wanita yang divaksin pada Selasa (21/4/2025) yakni sebanyak 187 orang. 

Dia menjelaskan, vaksinasi HPV ini adalah program badan POM dengan Korpri Nasional.

”Ini adalah cara kita untuk mensuport perempuan Indonesia untuk bebas dari kanker serviks," katanya kepada Jawa Pos Radar Bali, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan vaksinasi kemarin merupakan pemberian dosis kedua. Dimana dosis pertama telah dilakukan pada tanggal 27 Januari 2026 lalu. 

”Di dosis satu dilakukan tanggal 27 Januari dan ini kelanjutannya tahap dua. Dan tahap tiga nanti di bulan Juli," tambahnya. 

Lanjut dia, para peserta yang terlibat vaksin telah terkoordinasi secara nasional setelah sebelumnya melakukan pendaftaran secara online.

”Ini kan sebenarnya bagian dari program sejuta vaksin untuk memberantas kanker serviks," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Tim Pelayanan Publik dan Komunikasi BBPOM di Denpasar, Putu Ekayanti mengatakan

terkait usia para peserta yang divaksin,Made Ery menjelaskan, wanita yang boleh divaksin berusia kurang lebih 14 tahun hingga 60 tahun.

Tak ada pengecualian, peserta yang boleh yang mendaftar boleh dari kalangan manapun. 

Meski tak gratis, para peserta yang mengikuti vaksinasi hanya membayar sekitar Rp290 ribuan per vaksin. 

Hal ini terbilang jauh lebih murah jika vaksinasi dilakukan secara mandiri yang mencapai jutaan rupiah per suntikan vaksin. 

”Harganya sangat murah. Ini disubsdi oleh Korpri Nasional," imbuhnya.

Kegiatan vaksinasi murah ini sendiri juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat dari pihak BBPOM di Denpasar. 

”Jadi BBPOM tupoksinya pengawasan, tapi kami ada juga pengawasan masyarakat dalam bentuk seperti ini.

Termasuk juga didukung oleh Dharmawanita yang terlibat di dalamnya," tandasnya.

Editor : Rosihan Anwar
#vaksinasi HPV #KORPRI #bbpom di denpasar