Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Admin Radar Bali • Minggu, 24 Mei 2026 | 09:53 WIB
Kedua dari kiri ke kanan, Wakil Rektor 3 Undiksha I Ketut Sudiana, Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, dan Sekda Buleleng Gede Suyasa dan Lapangan Sepak Bola UNDIKSHA dalam BPJS Kesehatan Fun Run 2026, Minggu (24/05).
Kedua dari kiri ke kanan, Wakil Rektor 3 Undiksha I Ketut Sudiana, Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, dan Sekda Buleleng Gede Suyasa dan Lapangan Sepak Bola UNDIKSHA dalam BPJS Kesehatan Fun Run 2026, Minggu (24/05).

 

BULELENG, radarbali.jawapos.com - Semangat hidup sehat terlihat dari antusiasme ribuan peserta yang memadati Lapangan Sepak Bola Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) dalam kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 2026, Minggu (24/05).

Berkolaborasi dengan Universitas Pendidikan Ganesha dan Komunitas Lari Early Miles.

BPJS Kesehatan Fun Run 2026 sebagai salah satu upaya nyata BPJS Kesehatan dalam mengajak masyarakat menerapkan Gaya Hidup Sehat melalui aktvitas fisik yang menyenangkan sekaligus meningkatkan edukasi dan pemahaman Masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Menjaga kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga lari,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito.

Olahraga memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) yang kini semakin banyak dialami usia produktif.

“Penyakit kronis saat ini bukan lagi hanya dialami usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada usia muda dan produktif.

Karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik rutin, menjaga pola makan, menjaga Kesehatan mental serta melakukan skrining kesehatan sejak dini,” ujar Pujo.

Ia mengungkapkan terjadi tren peningkatan kasus Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada kelompok usia di bawah 45 tahun.

Berdasarkan data periode 2021–2025, jumlah peserta JKN yang terdiagnosis DM meningkat dari 240 ribu kasus menjadi lebih dari 401 ribu kasus atau naik sekitar 67,4 persen.

Sementara itu, kasus hipertensi meningkat dari 706 ribu kasus menjadi lebih dari 1 juta kasus atau mengalami kenaikan sekitar 43,9 persen.

Sejalan dengan peningkatan kasus, pembiayaan pelayanan kesehatan untuk penyakit DM dan HT juga terus mengalami kenaikan.

BPJS Kesehatan mencatat pembiayaan DM meningkat dari Rp 3,9 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 8,7 triliun pada tahun 2025.

Sedangkan pembiayaan hipertensi meningkat dari Rp 6,2 triliun menjadi Rp 15,1 triliun pada periode yang sama.

Secara kumulatif, sejak 2014 hingga 2025 BPJS Kesehatan telah mengeluarkan sekitar Rp 151,4 triliun untuk pembiayaan penyakit DM dan HT.

Penyakit kronis dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau memanfaatkan layanan skrining kesehatan yang tersedia di fasilitas kesehatan maupun melalui Aplikasi Mobile JKN.

“Sekarang masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan digital melalui Aplikasi Mobile JKN.

Di dalamnya tersedia berbagai fitur seperti antrean online, informasi peserta, hingga skrining riwayat kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini,” tambah Pujo.

Turut menyemarakkan kegiatan Fun Run tersebut hadir Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), stakeholder, mitra BPJS Kesehatan, mahasiswa, komunitas lari, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Fun Run ini karena tidak hanya mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Gede.

Wakil Rektor 3 Universitas Pendidikan Ganesha, I Ketut Sudiana juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kampanye hidup sehat menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia produktif.

“Prolanis Muda hadir sebagai upaya promotif dan preventif bagi peserta JKN usia produktif di bawah 45 tahun yang memiliki risiko atau telah terdiagnosis penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini agar komplikasi penyakit kronis dapat dicegah,” ujar Moh. Taufiqurrahman, 33, peserta Prolanis Muda  yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain Fun Run 5K, kegiatan juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan dan skrining kesehatan, edukasi Program JKN, zumba bersama, booth UMKM, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya.

Pada kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk menjaga keaktifan kepesertaan JKN melalui pembayaran iuran secara rutin dan tepat waktu.

Mendorong upaya promotif dan preventif melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis yaitu Prolanis Muda bagi kelompok usia produktif semakin peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Serta memanfaatkan Program JKN dan layanan digital kesehatan secara optimal demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (dwa)

Editor : Rosihan Anwar
#bpjs kesehatan singaraja #Undiksha Buleleng