DENPASAR, Radar Bali.id – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah Denpasar terus menancapkan taringnya sebagai pusat layanan medis modern di Bali.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Tukang Parkir RSUP Sanglah, Ini Identitasnya!
Yang terbaru, rumah sakit terbesar di Bali dan Nusa Tenggara ini menghadirkan Medistim MiraQ Cardiac. Teknologi mutakhir untuk layanan bedah jantung ini memungkinkan tim medis melakukan pengukuran dan verifikasi aliran darah secara real time (langsung) selama operasi berlangsung.
Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, 52, mengatakan bahwa kehadiran teknologi ini menjadi lompatan penting dalam meningkatkan presisi tindakan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) atau operasi bypass jantung koroner.
Selama ini, jelas dia, keberhasilan tindakan CABG tidak hanya ditentukan oleh suksesnya pemasangan graft (jalur bypass), tetapi juga oleh kualitas aliran darah yang melewati jalur baru tersebut.
"Selama ini penilaian keberhasilan graft memang banyak mengandalkan pengalaman dan penilaian visual dari operator (dokter bedah). Nah, dengan Medistim MiraQ Cardiac, tim bedah kini dapat melakukan pengukuran yang sangat objektif dan akurat sebelum operasi diselesaikan," ujar Sukadarma saat diwawancarai pada Jumat (5/6/2026).
Teknologi canggih ini mengandalkan metode Transit Time Flow Measurement (TTFM) yang dipadukan dengan pencitraan ultrasonografi. Hasilnya, data aliran darah bisa langsung ditampilkan di layar monitor saat itu juga. Sukadarma menegaskan, pemanfaatan alat baru ini merupakan bagian dari transformasi layanan jantung di RSUP Prof. Ngoerah yang berfokus pada mutu tinggi dan keselamatan pasien.
”Dalam bedah jantung, presisi merupakan faktor krusial yang menentukan hasil akhir. Alat ini memberikan kemampuan kepada tim bedah untuk memastikan setiap graft berfungsi optimal sebelum dada pasien ditutup. Keputusan klinis kini didukung oleh data objektif yang terukur, bukan sekadar intuisi," tegasnya.
Hal senada diungkapkan oleh dr. I Komang Adhi Parama Harta Sp. BTKV, 39, Dokter Konsultan Bedah Jantung RSUP Prof. Ngoerah. Alumnus Universitas Indonesia (UI) ini memaparkan bahwa keunggulan utama Medistim MiraQ Cardiac terletak pada deteksi dini. Jika ada graft yang aliran darahnya belum optimal, tim bedah bisa langsung melakukan koreksi seketika di ruang operasi.
"Ini sangat membantu meningkatkan kesuksesan operasi dan mengurangi potensi kegagalan graft. Kita bisa memperbaiki jalur yang kurang pas tanpa harus menunggu munculnya komplikasi pascaoperasi pada pasien," tandas dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular tersebut.
Dengan teknologi verifikasi graft intraoperatif ini, RSUP Prof. Ngoerah kini sejajar dengan pusat-pusat bedah jantung terkemuka di dunia. Masyarakat Bali pun kini bisa mengakses layanan jantung yang jauh lebih akurat, aman, dan terpercaya tanpa harus berobat ke luar negeri.[*]
Editor : Hari Puspita