AMLAPURA, Radar Bali.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem bergerak cepat menjaga stabilitas pasokan darah di wilayahnya.
Sebagai langkah preventif mencegah terjadinya kelangkaan, PMI kini gencar menggelar kegiatan donor darah massal dengan menyasar berbagai instansi pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.
Ketua PMI Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan, 48, mendorong agar setiap instansi maupun organisasi yang tengah menyelenggarakan kegiatan sosial dapat menyelipkan agenda donor darah. Langkah jemput bola juga terus dilakukan oleh petugas PMI di lapangan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Batasi Kunjungan Pasien Rawat Jalan ke Rumah Sakit
"Kami rutin menggelar roadshow ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karangasem untuk melakukan aksi donor darah," ujar pria yang akrab disapa Gus Sombi ini saat dikonfirmasi pada hari Rabu, 17 Juni 2026 pukul 11.30 Wita.
Gus Sombi memaparkan bahwa tingkat kebutuhan darah di Kabupaten Karangasem tergolong cukup tinggi untuk melayani kebutuhan medis darurat maupun pasien rutin di rumah sakit. Dalam satu bulan, rata-rata kebutuhan pasokan mencapai 500 kantong darah.
"Semakin banyak ada kegiatan donor darah di masyarakat tentu semakin bagus. Ini menjadi upaya berkelanjutan kami untuk mencegah kelangkaan darah di Karangasem. Ini termasuk kegiatan mulia demi misi kemanusiaan," kata Gus Sombi.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat dan instansi yang selama ini konsisten menyertakan agenda donor darah dalam setiap acara sosial mereka. Berkat sinergi tersebut, ketersediaan darah di Karangasem saat ini dipastikan berada dalam kategori aman.
"Untuk saat ini stok darah di gudang kami aman. Kami berharap kondisinya bisa selalu aman dan stabil. Namun, apabila nantinya terjadi kelangkaan untuk jenis golongan darah yang langka (rhesus tertentu), PMI Karangasem akan langsung memfasilitasi dan mengupayakan koordinasi pemenuhan darah ke PMI di kabupaten lain di Bali," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita