Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Emotional Freedom Technique: Mengetuk Cemas Jadi Tenang

Rosihan Anwar • Minggu, 28 Juni 2026 | 09:32 WIB

 

Santy Sastra.
Santy Sastra.

 Oleh: Santy Sastra

(Mindset Motivator & Hypnoterapist)

PERNAH merasa cemas, sedih, atau marah yang rasanya nggak hilang-hilang? Tarik napas dulu. Ada cara sederhana yang bisa dicoba di rumah, namanya Emotional Freedom Technique atau EFT.

Orang sering menyebutnya “teknik mengetuk”. Kedengarannya unik, tapi caranya mudah dan gratis.

EFT menggabungkan 2 hal: fokus pada perasaan yang mengganggu + mengetuk pelan titik-titik tertentu di tubuh. Titiknya mirip titik akupuntur, tapi nggak pakai jarum. Cukup ujung jari saja. Tujuannya membantu energi tubuh mengalir lancar, supaya emosi yang “nyangkut” bisa lebih tenang.

Caranya begini. Pertama, tentukan masalahnya. Misal: “Saya cemas besok ke dokter”. Beri nilai 0-10 seberapa besar cemasnya. 10 berarti paling cemas. Kedua, buat kalimat penenang.

Contoh: “Walaupun saya cemas besok ke dokter, saya menerima diri saya apa adanya”. Ucapkan kalimat ini 3 kali sambil mengetuk titik di sisi tangan, bawah kelingking.

Ketiga, lakukan “rangkaian ketukan”. Pakai 2 jari, ketuk 5-7 kali di tiap titik sambil sebutkan masalahnya singkat: “Cemas ini”.

Titiknya urut: 1. Pangkal alis, 2. Samping mata, 3. Bawah mata, 4. Bawah hidung, 5. Dagu, 6. Tulang selangka, 7. Bawah lengan, 8. Atas kepala. Satu putaran selesai sekitar 1 menit.

Keempat, tarik napas dan cek lagi. Dari skala 0-10 tadi, sekarang berapa? Kalau masih 5, ulangi lagi rangkaian ketukan sampai angkanya turun. Banyak orang merasa bahunya lebih ringan, napas lebih lega setelah 2-3 putaran.

EFT bukan sulap. Ini alat bantu supaya pikiran dan tubuh nggak terus tegang. Manfaat yang sering dirasakan: tidur lebih nyenyak, kepala tidak sepusing dulu, dan lebih mudah menghadapi masalah kecil sehari-hari. Aman dilakukan siapa saja, kapan saja, di mana saja.

Ada 3 hal penting diingat. Satu, jujur pada perasaan sendiri. Nggak usah dipaksa “harus positif”. Dua, lakukan dengan lembut.

Mengetuknya cukup seperti mengetuk pintu, jangan keras-keras. Tiga, konsisten. 5 menit sehari jauh lebih baik daripada 1 jam tapi setahun sekali.

Kesimpulannya, EFT itu sederhana: kenali emosi → ucapkan penerimaan → ketuk 8 titik. Nggak butuh alat mahal, nggak butuh tempat khusus.

Di usia matang, kita berhak punya hati yang tenang. Kalau pikiran mulai ramai, coba “ketuk cemasnya”. Siapa tahu setelah diketuk, hidup terasa lebih ringan.

Mulai malam ini bisa dicoba. Duduk santai, tarik napas, lalu ketuk pelan sambil bilang: “Saya memilih tenang, selangkah demi selangkah”. Lama-lama hati jadi lebih damai. (ss/han)

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#santy sastra #Power of Mind Pahami dan Ikhlaskan Kekecewaan