KUTA, radarbali.jawapos.com - Pertama di Bali, Tawada Healthcare (THC) menghadirkan sebuah fasilitas kesehatan dengan teknologi CORI Robotic Surgical System di RS Siloam Bali. Teknologi ini akan menjawab kasus nyeri lutut akibat osteoarthritis, cedera sendi, dan kebutuhan akan tindakan Total Knee Replacement (TKR).
Kehadiran teknologi pertama di Bali ini, ditandai dalam acara Grand Launching CORI Robotic-Assisted Total Knee Replacement dengan tema Navigating Every Step with Precision: The Future of Robotic Guided Knee Replacement Minggu, 28 Juni 2026, di The Trans Resort Bali.
Hadirnya teknologi robotik dari THC di Siloam Hospitals Bali merupakan solusi modern yang aman, presisi, minim nyeri dan proses pemulihan yang lebih cepat.
Sistem Navigasi yang terdapat pada Robotic Assisted Arthroplasty – CORI memungkinkan dokter melakukan tindakan operasi dengan tingkat akurasi tinggi melalui pemetaan anatomi lutut pasien secara 3D dan real-time langsung di ruang operasi, tanpa memerlukan CT scan sebelumnya.
Teknologi ini sangat membantu dokter dalam menentukan ukuran dan posisi implan lutut yang paling sesuai dengan bentuk alami tulang pasien, sehingga hasil operasi lebih presisi, stabil, dan mempercepat masa pemulihan. Operasi penggantian lutut dengan teknologi robotik pertama di Siloam Hospitals Bali sekaligus menjadi yang pertama di Bali telah dilakukan oleh dr. Erwin Saspraditya, BMed, Sci, Sp.OT (K), Dokter Spesialis Ortopedi Siloam Hospitals Bali. Perwakilan Tawada Healthcare Rosmiaty Tio, selaku Sales Director AdvanceTreatment menjelaskan Tawada Healthcare merupakan perusahaan alat kesehatan yang menghadirkan teknologi Robotic Ortopedi- CORI ke Indonesia.
Rosmiaty menjelaskan Teknologi CORI Robotic Surgical System dari Tawada Healthcare ini bekerja dengan memetakan 3D tulang.
Kemudian dari hasil pemetaan tersebut, dokter melakukan planning ukuran dan penempatan implant. Lalu alat ini akan membantu mensimulasikan dan menentukan sudut pemotongan tulang secara akurat.
Ia menjelaskan, manfaat yang akan didapat dibandingkan teknologi sebelumnya, yakni pemasangan implant Total Knee Replacement (TKR) atau sendi lutut buatan akan lebih akurat dan ligamen yang dirilis saat tindakan akan lebih minimal sehingga waktu pemulihan pasien akan lebih cepat, tingkat kepuasan pasien setelah operasi akan lebih meningkat, faktor resiko revisi tindakan TKR lebih kecil dibanding tindakan yang dilakukan dengan konvensional.
Menurut dia, sebelum ada alat ini, prosedur penggantian lutut menggunakan instrumentasi konvensional dengan berbagai instrumen yang harus dirangkai untuk menentukan sudut potongan tulang, instrumentasi ini tentunya tidak dapat mendeteksi sudut potongan yang akurat dan tidak bisa melakukan personalisasi pada tulang masing-masing pasien dibanding menggunakan teknologi ini.
"Alat ini bisa mengatasi semua pasien dengan diagnosa penggantian sendi lutut sebagian dan total bisa ditangani dengan alat ini," katanya.
Ia mengatakan, tak ada persiapan khusus pasien sebelum ditangani teknologi CORI Robotic Surgical System dari Tawada Healthcare (THC).
Product Manager Orthopedi, M. Fadli Fatahillah menambahkan, tingkat presisi cara kerja dan hasil robotik ini hanya 0,1.
”Kalau teknik konvensional kan pakai gergaji, nah bedanya robotik ini jauh lebih halus dengan sistem bor,” terang Fadli.
Bahkan kata dia, sistem robotik ini pakai sistem personalisasi. Artinya tidak menyamaratakan tulang pasien.
”Sehingga lebih spesifik sesuai karakter tulamng masing-masing pasien,” tambah Fadli.
Pasien hanya persiapan tindakan biasa seperti tindakan konvensional. Lalu pasien juga tidak harus melakukan CT-Scan atau MRI terlebih dahulu karena teknologi ini bisa membaca bentuk 3D tulang pasien ketika tindakan operasi berlangsung.
Pihak Tawada Healthcare dan rumah sakit kata dia akan memastikan dokter yang menggunakannya terampil dengan teknologi ini.
Pihaknya akan memperhatikan kompetensi dari tim dokter, perawat dan teknisi dengan memberikan pelatihan-pelatihan baik di dalam maupun luar negeri yang sudah berpengalaman dan expert menggunakan alat ini. Alat ini akan digunakan oleh dokter ortopedi terutama spesialis panggul dan lutut
"Teknologi CORI Robotic Surgical System dari Tawada Healthcare (THC) pertama di Bali, ada di Siloam Hospitals Bali. Sebelumnya kami juga sudah menyediakan alat serupa di rumah-rumah sakit di beberapa kota lain di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, serta Pekanbaru," jelasnya.
Tawada Healthcare telah bermitra dengan Siloam Hospitals Bali selama bertahun-tahun dalam menghadirkan solusi kesehatan bagi masyarakat, dankini bersama menghadirkan teknologi RoboticOrtopedi - CORI sebagai jawaban atas kebutuhan akan penanganan gangguan sendilutut yang lebih akurat dan presisi.
Operasi penggantian lutut dengan teknologi robotik pertama di Siloam Hospitals Bali sekaligus menjadi yang pertama di Bali telahdilakukan oleh
dr. Erwin Saspraditya, BMed, Sci, Sp.OT (K), Dokter Spesialis Ortopedi Siloam Hospitals Bali, yang telah Operasi penggantian lutut dengan teknologi robotik pertama di Siloam Hospitals Bali membeberkan sejumlah fakta penting.
Menurut dia, operasi lutut dengan teknologi robotic ini merupakan langkah besar dalam pelayanan ortopedi modern. Dengan teknologi CORI, prosesoperasi penggantian sendi lutut menjadi lebih presisi.
Sehingga memungkinkan dokter sedikit sekali memotong otot, sehingga pendarahan lebih minimal, dan dokter bisa mendapatkan nilai-nilai objective tentang tension dariligamen-ligamen pasien.
"Dengan teknologi ini diharapkan pasien mendapatkan hasil yang lebihmaksimal, optimal dan recovery jauh lebih cepat," katanya.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh pihak manajemen rumah sakit yang menilai kehadiran teknologi ini sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan standar layanan kesehatan di Bali dan Indonesia Timur.
“Kehadiran teknologi robotik CORI di Siloam Hospitals Bali merupakan tonggak penting komitmen kami untuk selalu menghadirkan inovasi medis terdepan bagi masyarakat Bali maupun wisatawan mancanegara (medical tourism). Kami bangga menjadi pelopor layanan ortopedi berbasis robotik pertama di Bali. Kamiberharap teknologi ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagipasien, sejalan dengan visi kami untuk memberikan pelayanan kesehatanberkualitas Internasional secara komprehensif,” ungkap dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni,MM., Direktur Siloam Hospitals Bali.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Direksi Siloam HospitalsBali, Direksi Tawada Healthcare, perwakilan dari asuransi kesehatan, awak media, masyarakatpublik yang turut antusias menyambut peningkatan kualitas pelayanan Kesehatan diBali.***
Editor : M.Ridwan