Dari Cardiac Symposium 2026: Bali Bedah Keunggulan Fitur Cardiac MRI  Peluang Sembuh Pasien Jantung Kini Lebih Besar

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:35 WIB
MAKSIMALKAN TEKNOLOGI: Pakar Kardiovaskular Intervensi Siloam Hospitals Bali, dr. I Made Junior Rina Artha (kanan) di sela kegiatan symposium yang digelar di Sanur, Denpasar Selatan. (Foto Marsellus Pampur)
MAKSIMALKAN TEKNOLOGI: Pakar Kardiovaskular Intervensi Siloam Hospitals Bali, dr. I Made Junior Rina Artha (kanan) di sela kegiatan symposium yang digelar di Sanur, Denpasar Selatan. (Foto Marsellus Pampur)

DENPASAR, Radar Bali.id - Perkembangan teknologi pencitraan medis (cardiac imaging) kini menjadi game changer dalam penanganan penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Mantap! RS Prof. Ngoerah Boyong Medistim MiraQ Cardiac, Operasi Bypass Jantung Kini Makin Presisi dan Real Time

Ketepatan diagnosis pada fase awal terbukti menjadi faktor penentu utama keselamatan pasien serta keberhasilan tindakan medis.

Baca Juga: Menjelajahi Agrowisata Salak Sibetan: Destinasi Wisata Hijau Nan Eksotis di Jantung Karangasem, Bali

 

Pemanfaatan teknologi mutakhir seperti CT Cardiac, Cardiac MRI, hingga Transesophageal Echocardiography (TEE) yang terintegrasi dengan penanganan berbasis bukti (evidence-based medicine) dikupas tuntas dalam Cardiac Symposium 2026 di Sanur, Denpasar Selatan, pada Sabtu (8/8/2026).

Forum ilmiah bersertifikasi SKP Kemenkes RI ini dihadiri sekitar 100 dokter umum, dokter spesialis, dan mitra medis.

Pakar Kardiovaskular Intervensi Siloam Hospitals Bali, dr. I Made Junior Rina Artha, 48, menjelaskan bahwa teknologi seperti Cardiac MRI mampu memberikan gambaran visual yang rinci terkait struktur dan karakteristik jaringan otot jantung.

”Saat ini, imaging tidak hanya membantu menegakkan diagnosis awal, tetapi juga menjadi panduan dalam menentukan strategi intervensi yang paling sesuai bagi setiap pasien. Ketika teknologi dipadukan dengan pengalaman klinis dan kolaborasi multidisiplin, kami dapat menghadirkan penanganan yang lebih presisi, lebih aman, dan memberikan hasil klinis yang lebih baik,” ujar dr. Junior di sela-sela acara, Sabtu (8/8/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Hospital Director Siloam Hospitals Bali, dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, 50, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan.

Pengembangan teknologi Cardiac MRI di Siloam Hospitals Bali sendiri mendapat dukungan penuh melalui kolaborasi strategis bersama Philips.

”Melalui Cardiac Symposium ini, kami ingin menghadirkan wadah kolaborasi bagi dokter umum, dokter spesialis, dan mitra medis untuk saling berbagi pengetahuan serta mengikuti perkembangan terbaru dalam diagnosis dan penanganan penyakit jantung,” ungkap dr. Putri Mayuni. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
peralatan medis alat kesehatan kesehatan jantung teknologi kedokteran