TABANAN, Radar Bali.id – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah tak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan.
Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Setidaknya sebanyak 1.864 pegawai dari 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menjalani pemeriksaan. Hasilnya mengejutkan, lantaran ditemukan mayoritas pegawai mengidap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi menyampaikan, pelayanan CKG di Tabanan telah berlangsung secara bertahap sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga Kamis, 30 Juli 2026.
Selain melayani ribuan warga umum, pihaknya mencatat sudah menyasar 1.864 pegawai atau sekitar 59,20 persen dari total target 3.149 ASN Pemkab Tabanan.
Berdasarkan data skrining kesehatan yang diinput ke dalam aplikasi Satu Sehat Indonesiaku (SSI), hipertensi menjadi faktor risiko penyakit terbanyak yang ditemukan, yakni mencapai 275 orang.
Disusul diabetes melitus sebanyak 65 orang, obesitas sentral 15 orang, perokok aktif 4 orang, penyakit jantung 2 orang, serta prediabetes 1 orang.
"Jadi penyakit hipertensi memang sangat mendominasi hasil CKG untuk para pegawai," ujar dr. Surya Wira Andi, Sabtu (29/8/2026).
Di sisi lain, tercatat masih ada 1.285 pegawai atau sekitar 40,80 persen yang belum menjalani tes CKG. Beberapa kendala di antaranya karena menjalani tugas luar, penyesuaian jadwal shift, cuti, hingga masalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum valid.
Bagi ASN yang belum sempat terlayani, Diskes mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri di puskesmas terdekat.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan FKTP dan tim pengelola data agar seluruh pegawai mendapatkan tindak lanjut serta konseling kesehatan yang memadai," imbuhnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali