Pantau Posyandu hingga Puskesmas di Gianyar, Wamenkes Proyeksikan Kabupaten Pertama Bebas TB

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 03:54 WIB
PANTAU LANGSUNG: Wamenkes dr. Benjamin Paulus Octavianus (kanan) melihat ibu  hamil di fasilitas kesehatan di Gianyar. (foto:Kominfo Gianyar)
PANTAU LANGSUNG: Wamenkes dr. Benjamin Paulus Octavianus (kanan) melihat ibu  hamil di fasilitas kesehatan di Gianyar. (foto:Kominfo Gianyar)

GIANYAR, Radar Bali.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, meninjau langsung pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gianyar, Rabu (7/10/2026).

Peninjauan diawali dari Posyandu Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta, lalu berlanjut ke UPTD Puskesmas Ubud II.

Baca Juga: FKP UNUD Gencarkan Ketahanan Pangan & Cegah Stunting melalui Inovasi Budikdamber Probiotik Buleleng

Kedatangan Wamenkes disambut Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia bersama Kadiskes Gianyar Ni Nyoman Ariyuni. Kunjungan bertujuan memantau strategi Gianyar dalam menekan stunting serta menjaga Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) tetap rendah.

”Cara kerja yang diterapkan sangat rapi, baik dari sisi promotif maupun preventif, sehingga program dapat berjalan optimal,” kata dr. Benjamin.

Melihat tata kelola tersebut, Kemenkes memproyeksikan Gianyar sebagai daerah percontohan percepatan eliminasi tuberkulosis (TB). ”Akan kami dorong menjadi kabupaten pertama yang bebas TB,” tegasnya.

Mewakili Bupati Gianyar, Pasek Lanang Sadia menyampaikan komitmen Pemkab dalam menguatkan Layanan Primer di Posyandu dan Puskesmas secara lintas sektor.

Sementara itu, Kadiskes Gianyar Ni Nyoman Ariyuni memaparkan, prevalensi stunting di Gianyar berhasil ditekan hingga 3,8 persen pada tahun 2025.

”Di sisi lain, kami memperkuat layanan ibu dan anak serta percepatan eliminasi TB melalui Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), pemeriksaan USG oleh dokter Puskesmas, dan tracing TB yang terintegrasi,” pungkas Ariyuni. [*].

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
wamenkes layanan primer kunjungan tuberculosis stunting