SANUR, radarbali.jawapos.com – Merayakan tahun pertama kehadirannya di Bali, Ciputra SMG Eye Clinic Bali resmi memperluas cakupan layanan kesehatan mata dengan meluncurkan fasilitas operasi katarak berteknologi canggih, aman, dan presisi tinggi.
Peluncuran layanan baru ini menjadi komitmen Ciputra SMG Eye Clinic Bali dalam menyediakan perawatan mata komprehensif bagi masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga mancanegara yang berada di Pulau Dewata.
Tak sekadar meluncurkan fasilitas medis anyar, momentum perayaan anniversary pertama ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa Corporate Social Responsibility (CSR). Klinik ini membagikan program operasi katarak gratis yang menyasar sepuluh warga kurang mampu di Bali.
Layanan operasi katarak di Ciputra SMG Eye Clinic Bali mengusung teknik phacoemulsification yang memanfaatkan teknologi ultrasound modern.
Tindakan ini didukung kombinasi perangkat medis mutakhir, yaitu mesin The New CENTURION® Vision System dari ALCON serta mikroskop ZEISS OPMI LUMERA 700.
Dokter Spesialis Mata Ciputra SMG Eye Clinic Bali, dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M (K), menjelaskan bahwa integrasi teknologi ini memberikan tingkat visualisasi yang sangat detail. Hal tersebut memungkinkan tim dokter melakukan prosedur bedah secara terkontrol, presisi, dan disesuaikan dengan kondisi anatomi setiap pasien.
"Dukungan teknologi mikroskop ini dapat memfasilitasi berbagai tindakan bedah mata, mulai dari operasi katarak, Refractive Lens Exchange (RLE), hingga Implantable Collamer Lens (ICL). Kami berharap makin banyak masyarakat yang mendapatkan penanganan katarak secara tepat demi meraih kualitas penglihatan yang lebih baik," ungkap dr. Ni Kompyang Rahayu dalam sesi Konferensi Pers di Icon Mall Sanur (10/10/2026).
Bukan hanya itu, klinik ini juga melayani operasi lasik untuk mata minus dan silinder.
Dokter Ni Luh Made Novi Ratnasari Sp.M., ahli Ophthalmologist mengatakan dapat disembuhkan dengan tingkat akurasi dan presisi yang tinggi.
Tentu saja menurut dokter Novi, layanan lasik hanya untuk pasien dengan penderita minus dan silinder.
Bahkan pihaknya pada awal Oktober baru lalu melayani lasik pada aktor tanah air Fandy Christian.
”Prosesnya hanya 8 detik selesai,” ujar dokter Novi, dalam sesi Konferensi Pers dengan awak media.
Selanjutnya pasien perlu istirahat pemulihan beberapa hari dan selanjutnya sudah bisa beraktivitas seperti biasa tanpa kaca mata ataupun softlens.
Saking canggihnya teknologi yang dimiliki Ciputra SMG Eye Clinic, sejumlah wisatawan asing seperti dari Prancis, Swedia, Australia dan Singapura datang untuk melakukan operasi Lasik dengan teknologi laser di kilinik ini.
Komitmen Sosial dan Layanan Komprehensif
Sementara itu, General Manager Ciputra Group, William Ciputra, menegaskan bahwa perayaan satu tahun keberadaan klinik medis ini dirancang untuk memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat luas.
"Tahun ini kami tidak hanya merayakan anniversary dan menambah layanan katarak, tetapi juga ingin memastikan kehadiran kami memberi manfaat nyata lewat program operasi katarak gratis bagi 50 orang yang membutuhkan," kata William.
Sebelum meluncurkan fasilitas penanganan katarak, Ciputra SMG Eye Clinic Bali yang berlokasi di kawasan Sanur telah dikenal luas lewat layanan koreksi penglihatan canggih, seperti SMILE PRO Flapless LASIK menggunakan ZEISS VisuMax 800. Prosedur laser tanpa flap kornea ini berlangsung sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 8 detik per mata.
Memasuki tahun kedua operasionalnya di Bali, jaringan klinik hasil kemitraan Ciputra Healthcare dan Singapore Medical Group (SMG) ini berkomitmen terus mengembangkan layanan berbasis teknologi medis modern, keahlian tim dokter spesialis, serta kepedulian sosial lewat semangat "It’s Time to Unframe Your Sight!".***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com