Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelancong Mulai Melimpah, Pedagang Acung Pura Goa Lawah Mulai Semringah

Hari Puspita • Senin, 27 Februari 2023 | 19:03 WIB
SEMPAT BERALIH PROFESI : Pedagang acung di Pura Goa Lawah saat menjajakan barang dagangannya kepada para wisatawan yang berkunjung (foto: dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
SEMPAT BERALIH PROFESI : Pedagang acung di Pura Goa Lawah saat menjajakan barang dagangannya kepada para wisatawan yang berkunjung (foto: dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan memberi kebahagiaan bagi para pedagang acung di salah satu tempat ibadah sekaligus tujuan wisata Kabupaten Klungkung itu. Meskipun jumlah kunjungan masih jauh dari kondisi sebelum pandemi, setidaknya mereka masih punya harapan dapat menjual barang dagangannya.

SAAT  itu  penutupan sementara destinasi wisata di Bali akibat pandemi Covid-19. Pura itu pun ditutup sementara untuk kegiatan wisata.

Pedagang acung yang mengandalkan kunjungan wisatawan pun terpaksa mencari peluang usaha lain agar tetap dapat berpenghasilan sehingga kebutuhan hidup sehari-hari dapat terpenuhi.

Seperti Nengah Sudiartini, 37 salah seorang pedagang acung yang berjualan cendera mata seperti kipas, kalung dan lainnya di sekitar Pura Goa Lawah, Minggu (26/2/2023) mengaku sempat beralih menjadi pedagang sate ayam saat destinasi wisata ditutup sementara akibat pandemi Covid-19.

Selama berjualan sate ayam, dia jarang memperoleh untung lantaran dagangnya kerap tersisa. “Kalau sisa, tidak enak dijual keesokan harinya. Jadi haru cari modal lagi. Jarang dapat untung,” ungkap wanita yang sudah berjualan di sekitar Pura Goa Lawah sejak kecil itu.

Sehingga ketika Pura Goa Lawah kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan, dia langsung tancap gas kembali berjualan cendera mata. Meski diakuinya, kunjungan wisatawan masih jauh dari kata normal hingga saat ini.

Begitu pula dengan daya beli wisatawan juga menurun. “Rata-rata saya dapat berjualan sekitar Rp30 ribu-Rp100 ribu per hari. Dulu juga rata-rata sebesar itu karena banyak yang berjualan. Sekarang yang berjualan tidak sebanyak dulu, hanya saja jumlah wisatawan dan daya belinya agak menurun,” bebernya.

Besar harapannya wabah serupa yang berdampak pada kunjungan wisatawan tidak kembali terjadi. Sebab dampaknya bagi warga Desa Pesinggahan pada utamanya sangalah luar biasa.

“Yang berjualan (pedagang acung) di sini semuanya warga Desa Pesinggahan. Yang sering berbelanja biasanya wisatawan Rusia, Australia. Kalai wisatawan lokal, jarang mau berbelanja,” tandasnya.

Sementara itu Prajuru Pura Goa Lawah, Putu Juliadi mengungkapkan, kunjungan wisman ke Pura Goa Lawah dirasakan mulai ramai sejak penerbangan internasional ke Bali mulai dibuka kembali Maret 2022 lalu.

Mulai saat itu, jumlah kunjungan wisman rata-rata berkisar 60-70 kunjungan per hari. “Wisatawan Eropa yang banyak berkunjung ke Pura Goa Lawah. Karena mereka suka budaya, dan tradisi. Kalau Asia, kurang,” katanya.

Hanya saja bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan harian sebelum pandemi Covid-19, kunjungan wisman harian saat ini masih terbilang kecil. Sebelum pandemi, kunjungan ke Pura Goa Lawah berkisar 200-500 kunjungan per hari. “Tarif masuk wisman ke Pura Goa Lawah Rp 30 ribu per orang sudah termasuk sarung. Kalau wisatawan domestik Rp20 ribu per orang,” bebernya.

Besar harapannya kunjungan wisatawan ke Pura Goa Lawah kembali normal. Sebab banyak warga Desa Pesinggahan pada utamanya menggantungkan hidupnya dari kunjungan wisatawan. Seperti pedagang acung yang selalu menanti kedatangan para wisatawan mulai pagi hingga sore hari. “Menurut agen perjalanan dan pemandu wisata, wisatawan Eropa akan semakin banyak berkunjung ke Bali di bulan Mei hingga Agustus,” ungkapnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

  Editor : Hari Puspita
#objek wisata goa lawah #goa lawah klungkung #Goa Lawah Mulai Ramai