Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Penitipan Jenazah Meningkat, dalam Kulkas Paling Diminati

M.Ridwan • Jumat, 14 April 2023 | 12:05 WIB
SIMULASI: Penitipan jenazah dalam kulkas di RSUD Klungkung meningkat.
SIMULASI: Penitipan jenazah dalam kulkas di RSUD Klungkung meningkat.
SEMARAPURA,radarbali.id – Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Klungkung akan ramai dengan titipan jenazah mulai Purnama Sasih Kedasa. Sebab Gubernur Bali biasanya akan mengeluarkan surat edaran melarang penyelenggaraan ngaben mulai hari itu berkaitan dengan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih yang bisa berlangsung hingga 21 hari. Tetapi berbeda dengan Purnama Sasih Kedasa kali ini, jenazah yang dititipkan meningkat namun tidak signifikan.

Koordinator Diklat dan Mutu Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Klungkung, I Gusti Lanang Ngurah, Kamis (13/4) mengungkapkan, rata-rata jenazah yang dititipkan di RSUD Klungkung sekitar 10 jenazah per hari. Jumlahnya akan meningkat saat hari raya, mengingat umat Hindu memiliki hari baik dalam mengupacarai kerabatnya yang meninggal dunia.

“Saat Purnama Sasih Kedasa biasanya banyak jenazah yang dititipkan karena adanya larangan ngaben selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih,” ungkapnya.

Namun berbeda dengan Purnama Sasih Kedasa kali ini, menurutnya jenazah yang dititipkan mengalami peningkatan namun tidak signifikan. Bila IPJ berkapasitas 15 jenazah itu bisa sampai menampung 40 jenazah per hari saat Purnama Sasih Kedasa sebelum-sebelumnya. Kali ini jauh di bawahnya, yakni 14 jenazah per Rabu (12/4).

“Kemungkinan karena ada kelonggaran dalam mengupacarai orang yang meninggal dunia di Purnama Sasih Kedasa sehingga jumlah jenazah yang dititipkan tetap meningkat namun tidak signifikan seperti sebelum-sebelumnya,” terangnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, IPJ berkapasitas 15 jenazah itu memiliki kulkas mayat berkapasitas 10 jenazah dan dilengkapi sejumlah keranda. Penitipan jenazah pada kulkas mayat menurutnya lebih banyak diminati lantaran harganya yang lebih terjangkau, yakni Rp110 ribu per hari. Sementara penitipan jenazah dengan formalin berkisar Rp750 ribu di hari kerja dan Rp1juta di luar hari kerja.

“Tetapi banyak juga keluarga yang meminta untuk menggunakan dry ice sehingga kami layani. Kebutuhan dry ice untuk mengawetkan jenazah, yakni setengah dari berat badan jenazah. Per kg itu harganya Rp30 ribu dan harus diganti setiap dua hari sekali,” tandasnya. (ayu/rid) Editor : M.Ridwan
#penitipan jenazah #rsud klungkung #penitipan jenazah meningkat #40 jenazah perhari #jenazah dalam kulkas