Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di sela-sela membuka kegiatan pameran tersebut, mengungkapkan, pameran keris dan pusaka tradisional Bali ini mempertontonkan benda-benda pusaka para leluhur terdahulu. Benda-benda pusaka tersebut penting untuk diketahui oleh generasi muda. “Ini warisan yang perlu diabadikan dan diberitahukan kepada generasi kita,” katanya.
Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat Klungkung pada utamanya untuk mengunjungi pameran itu. Sehingga pengetahuan masyarakat tentang pusaka-pusaka tradisional Bali kian meningkat.
“Ayo masyarakat yang ingin melihat koleksi keris silakan datang ke Museum Semarajaya,” ajak Bupati Suwirta
Dalam kesempatan itu, juga digelar penyerahan penghargaan Seni Smara Langottama kepada I Wayan Tembau Kariasa selaku seniman drama gong, I Ketut Sumantra selaku seniman tari, Ketut Dapet Sujasa dan I Made Subitra selaku sastrawan. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali] Editor : Hari Puspita