KLUNGKUNG- Gorong-gorong yang ada di wilayah Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan jebol. Kondisi tersebut mengakibatkan saluran irigasi tersumbat material. Celakanya lagi, puluhan hektare tanaman padi di Subak Lepang pun terancam gagal panen akibat seretnya pasokan air.
Mengatasi kondisi itu, anggota subak Lepang terpaksa menyewa alat berat untuk membersihkan material yang menutup saluran irigasi agar air bisa mengaliri sawah. “Kami harus bergerak cepat. Makanya langsung sewa alat berat untuk membuka saluran irigasi yang tersumbat material,” kata Kelian Subak Lepang, I Putu Gede Winaya, Jumat (21/7).
Winaya mengungkapkan, jebolnya gorong-gorong tersebut terjadi pada Rabu lalu (19/7). Akibatnya, saluran irigasi yang harusnya mengaliri sawah petani terhambat. “Kalau ditotal ada 75 hektare lahan sawah yang terdampak. Tidak ada pasokan air selama dua hari,” jelasnya.
Terlebih sebut dia, saat ini memasuki musim tanam. Sehingga pasokan air sangat penting. Saat ini, petani sudah mulai menyiapkan bibit untuk segera ditanam. “Kalau tidak segera ditangani cepat, kami khawatir tidak bisa menanam padi karena air tidak ada. Ada juga padinya yang sudah menguning jadi harus dapat pasokan air. Kalau tidak, bisa gagal panen ini,” imbuhnya.
Dia dan para petani di Subak Lepang berharap segera ada penganan dari instansi terkait. “Ya semoga segera diperbaiki gorong-gorongnya agar tidak mengganggu saluran irigasi yang mengaliri sawah kami,” tandasnya.
Editor : Donny Tabelak