Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ritual Macepuk, Ribuan Warga Tumpah Ruah Iringi Pertemuan Sasuhunan Tiga Desa

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 24 Agustus 2023 | 11:45 WIB

 

 

RITUAL: Macepuk atau bertemu Ida Sasuhunan dari tiga desa, yakni Ida Sasuhunan Desa Adat Serongga, Gianyar, Banjar Tojan dan Pura Dalem Sarimerta Banjarangkan, Klungkung di Perempatan Desa.
RITUAL: Macepuk atau bertemu Ida Sasuhunan dari tiga desa, yakni Ida Sasuhunan Desa Adat Serongga, Gianyar, Banjar Tojan dan Pura Dalem Sarimerta Banjarangkan, Klungkung di Perempatan Desa.

SEMARAPURA,radarbali.id - Ritual macepuk atau bertemu Ida Sasuhunan dari tiga desa, yakni Ida Sasuhunan Desa Adat Serongga, Gianyar, Ida Sasuhunan dari Banjar Tojan dan Sasuhunan Pura Dalem Sarimerta Banjarangkan, Klungkung terselenggara di Perempatan Desa Banjarangkan, Rabu (23/8). Upacara macepuk ini dilaksanakan berkaitan dengan Karya Agung di Pura Dalem Sarimerta.

Satu per satu masyarakat berpakaian adat Bali mendatangi Perempatan Desa Banjarangkan, pukul 06.00. Sekitar pukul 07.30, terdengar suara tabuhan baleganjur dan dari kejauhan tampak iring-iringan Ida Sasuhunan Desa Adat Serongga datang dari arah utara. Ada ribuan warga berjalan kaki mengiringi ida sasuhunan berupa tapakan Rangda dan Baron itu ke arah Perempatan Desa Banjarangkan.

Berselang beberapa saat, Ida Sasuhunan dari Banjar Tojan dan Sasuhunan Pura Dalem Sarimerta Banjarangkan Klungkung dengan ribuan masyarakat yang mengiringi juga tiba di Perempatan Banjarangkan dari arah timur.

Suasana sakral kian terasa saat tiba-tiba puluhan warga mengalami trans. Mereka menangis, dan beberapa tampak sambil menari mengiringi Ida Sasuhunan yang bertemu di Perempatan Banjarangkan.

Menurut Panitia Upacara, I Ketut Suastika, ritual macepuk itu dilaksanakan berkaitan dengan Karya Agung di Pura Dalem Sarimerta. Ketiga Ida Sesuhunan diyakini memiliki hubungan erat. “Kami mempercayai Ida Sasuhunan memiliki hubungan historis dan hubungan kekerabatan. Ada petunjuk secara niskala, untuk dipertemukan karena di Pura Sarimerta yang merupakan sasuhunan terkecil akan melaksanakan karya Agung dan diikuti oleh kakak-kakaknya,” terangnya.

Menurutnya ritual macepuk seperti ini digelar berdasarkan petunjuk secara niskala. Terkait lokasi macepuk Ida Sasuhunan dipusatkan di Perempatan Banjarangkan, lantaran lokasi itu yang paling representatif. Mengingat lokasi Pura Dalem Sarimerta tidak begitu jauh dari perempatan tersebut.

“Krama dari Serongga berjalan dari pukul 05.00, dan dari Tojan Klungkung dari pukul 06.00,” katanya. Ida Sasuhunan akan mengikuti prosesi upacara selama 12 hari di Pura Dalem Sarimerta. Ida Sasuhunan akan kembali ke pura masing-masing pada Minggu (3/9).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono, sebanyak 73 personel Polres Klungkung dan 30 orang personel Polsek Banjarangkan, dibantu TNI melakukan pengamanan prosesi mecepuk ini.

“Ditempatkan di simpul-simpul kemacetan dan persimpangan untuk pengalihan arus dari pukul 06.00 sampai selesai,” terangnya.***

 

 

 

 

 

Editor : M.Ridwan
#Macepuk #ida sasuhunan #ritual #bertemu #pertemuan