Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tangis Haru Iringi Suwirta Diantar Ratusan ASN dan Warga Berjalan Kaki dari Rumah Jabatan ke Rumah Pribadi

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Sabtu, 4 November 2023 | 03:31 WIB
DICINTAI RAKYAT: Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ditengah ratusan warga dan ASN yang mengantarnya berjalan kaki dari kantor Bupati ke rumah pribadinya, Jumat 3 November 2023.
DICINTAI RAKYAT: Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ditengah ratusan warga dan ASN yang mengantarnya berjalan kaki dari kantor Bupati ke rumah pribadinya, Jumat 3 November 2023.

SEMARAPURA, radarbali.id - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Klungkung dan masyarakat memadati Kantor Bupati Klungkung dan sekitarnya, Jumat (3/11) pagi. Tampak beberapa orang membawa buket bunga, dan lainnya membawa cenderamata.

Itu mereka persiapan untuk diberikan kepada Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai orang nomor satu di Pemkab Klungkung pada Sabtu (4/11).

Isak tangis pun mengiringi perpisahan Bupati asal Nusa Ceningan yang telah memimpin Klungkung selama 10 tahun itu.

Usai berpamitan kepada para ASN dan sejumlah masyarakat di Kantor Bupati Klungkung, Suwirta beserta istri, anak dan keluarga dekatnya diantar menuju ke kediaman pribadi Suwirta di Banjar Siku, Desa Kamasan yang jaraknya sekitar 1,3 kilometer dari Kantor Bupati Klungkung dengan berjalan kaki.

Meski jauh, para ASN dan masyarakat dengan sukacita mengantarkan ayah dari tiga orang anak itu ke kediaman pribadinya. Apalagi selama berjalan kaki, iring-iringan baleganjur layaknya memacu semangat mereka untuk mengantarkan Suwirta.

Suwirta yang diwawancara mengaku hari ini merupakan hari yang dia nanti-nanti. Meski ada rasa sedih harus berpisah dengan orang-orang yang dia ajak selama ini untuk membangun Klungkung, dia mengaku bahagia.

Sebab dia akhirnya bisa melihat selama 10 tahun dia menjabat dapat berjalan dengan baik.

“Hari ini paling saya tunggu, rasanya merdeka. Karena tugas berat selama ini dapat berjalan dengan baik. Apalagi urusan politik, omongan nyentil-nyentil dikit kadang dipelintir,” katanya.

Resmi melepas jabatannya hari ini sebagai bupati, Suwirta mengaku akan memulai harinya dengan merapikan rumah yang sekitar 10 tahun tidak dia huni. Tidak hanya itu, dia juga akan fokus merawat kedua orang tua yang usianya lebih dari 90 tahun.

Yang mana saat menjabat sebagai bupati, dia jarang bertemu kedua orang tuanya tersebut. “Ada cucu juga. Kemudian saya juga akan turun ke masyarakat (berkaitan dengan pencalonannya di Pileg Bali 2024),” tandasnya. ***

Editor : M.Ridwan
#i nyoman suwirta #lepas jabatan #tangis haru #suwirta #bupati klungkung