SEMARAPURA, radarbali.id - Pematang jalan menuju Pura Manik Tirta, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung ambrol yang menghasilkan lubang menganga sedalam empat meter.
Warga sekitar berharap jalan tersebut segera ditangani sehingga kerusakan tidak bertambah parah dan tidak sampai memakan korban.
Menurut I Nyoman Sutapa, warga sekitar, Kamis (11/1), pematang jalan tersebut ambrol sekitar dua minggu lalu.
Baca Juga: Perubahan Arus di Simpang Tibubeneng Membingungkan, Ini Penyebabnya
Di mana saat itu hujan turun sangat deras. Dia memperkirakan pematang jalan yang ambrol itu menghasilkan lubang dengan diameter sekitar satu meter dengan kedalaman empat meter.
“Di bawah itu ada sungai dengan aliran yang cukup deras. Kalau tidak ditangani segera bisa melebar hingga ke badan jalan,” terangnya.
Dia mewanti-wanti pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut mengingat tidak sedikit pengendara yang lalu-lalang di jalan tersebut.
Baca Juga: Tegas! Pegawai Bea Cukai Pangeran dan Nia Dicopot dan Tak Lagi Bertugas di Bandara Ngurah Rai
Apalagi jalan tersebut merupakan akses menuju Pura Manik Tirta. Lebih lanjut agar jalan ambrol tersebut tidak memakan korban, warga memberi tanda dengan meletakan pepohonan di sekitar lubang.
“Bisa membahayakan pengendara bila tidak ditangani segera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi jalan yang ambrol di Desa Timuhun.
Baca Juga: Wajah Baru Bali United Basketball, Jadi Pemecut Pemain Lokal, Begini Targetnya di IBL 2024
Menurutnya jalan menuju Pura Manik Tirta di Desa Timuhun ambrol akibat gorong-gorong lama belum ada pengerasannya. Di mana pematang jalan yang ambrol itu akan ditangani dengan anggaran pemeliharaan rutin.
“Demikian juga senderan jalan menuju Puncak Jati yang jebol akan segera ditangani melalui pemeliharaan. Anggaran pemeliharaan rutin tahun ini sekitar Rp3 miliar,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan