SEMARAPURA, Radar Bali.id- Kepala Bidang Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kabupaten Klungkung, Anak Agung Istri Ngurah Manik berpulang setelah terlibat kecelakaan dengan anak berusia 14 yang mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax bertempat di Simpang Empat Jalan WR Supratman, Rabu (31/1/2024).
Peristiwa yang melibatkan anak-anak ini pun mendapat sorotan Komisioner KPAD (Komisi Perlindungan Anak Daerah) Bali, I Kadek Ariasa.
Ariasa mengaku sangat prihatin dengan kondisi kehidupan sosial sebagian anak-anak akhir-akhir ini.
Seorang PNS yang bertugas dalam pelindungan anak meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan anak berusia 14 tahun. Dia sangat miris dengan perilaku orang tua yang membiarkan anaknya, bukan hanya usia SMA, SMP, bahkan SD untuk berkendara.
“Banyak sekali kasus kekerasan akibat kecelakaan lalu lintas dengan korban bahkan pelaku masih usia anak-anak selama ini. Tetapi belum ditemukan solusi yang tepat untuk pencegahannya karena berbagai faktor. Antara lain karena orang tua sibuk kerja tidak bisa antar jemput, kendaraan angkutan umum yang layak belum mencukupi, penegakkan aturan disiplin sekolah maupun UU lalu lintas belum bisa ditegakkan secara optimal,” ujarnya Jumat (2/2/2024).
Namun ditegaskannya, segala yang terjadi pada anak bermuara dari keluarga. Untuk itu pihaknya mendorong penguatan pola asuh dan pendidikan yang berkarakter positif secara komitmen dan konsisten dimulai dari keluarga.
“Termasuk sekolah dan masyarakat untuk bersinergi membina, mengingatkan, mengarahkan, dan mengawasi segala proses tersebut. Semoga bercermin dari pengalaman ini dan yang banyak terjadi sebelumnya akan ada penguatan kesadaran untuk meningkatkan perlindungan anak bukan malah melakukan pembiaran,” tandasnya.
Untuk diketahui, kecelakaan yang menyebabkan Kabid Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak, Manik meninggal bermula ketika Manik yang mengendarai sepeda motor Vario DK3938 M bergerak dari arah timur menuju barat.
Tiba di TKP Simpang Empat bertabrakan dengan sepeda motor Nmax yang dikendarai anak berusia 14 tahun berboncengan dengan rekannya berusia 15 tahun.
Peristiwa itu membuat pengendara terjatuh dan terluka. Naas, Manik yang mengalami cedera kepala berat dengan luka lecet pada lutut kanan. Manik meninggal dunia sesaat setelah mendapat penanganan medis di IGD RSUD Klungkung. [*]
Editor : Hari Puspita